Bagikan:

JAKARTA – Kompetisi yang bertajuk Campus League edisi pertama siap digelar. Total ada sebanyak 64 tim dari berbagai universitas di Pulau Jawa akan berpartisipasi dalam ajang tersebut.

Musim pembuka Campus League akan berlangsung dari Oktober sampai Desember 2025. Edisi pertama ini hanya akan mempertandingkan cabang olahraga (cabor) futsal kategori putri dan putra.

CEO Campus League, Ryan Gozali, mengatakan bahwa Campus League lahir dari inisiatif untuk ikut serta berperan dalam peningkatan prestasi olahraga Indonesia.

"Kami melihat kompetisi olahraga di level perguruan tinggi yang integral merupakan kebutuhan mutlak untuk memperkuat mata rantai prestasi olahraga kita yang belum sepenuhnya maksimal," katanya.

Campus League lahir dari pemikiran bahwa kompetisi yang terstruktur dan berjenjang di berbagai tingkatan umur merupakan syarat mutlak dalam mengembangkan prestasi olahraga nasional, tidak terkecuali di perguruan tinggi.

Ryan menegaskan bahwa Campus League bukanlah program sesaat, melainkan akan menjadi sebuah ekosistem jangka panjang dan konsisten digelar demi memastikan akan mampu menjangkau seluruh stakeholder olahraga.

"Itu selaras dengan misi Campus League sebagai platform kompetisi olahraga antarkampus yang menjunjung tinggi kesetaraan, konsistensi, dan pertumbuhan jangka panjang, demi membentuk generasi muda yang tangguh melalui pilar akademik, atletisme, dan afinitas," kata dia.

Cetak biru (blueprint) Campus League memiliki rencana dalam 10 tahun ke depan dan dibagi dalam tiga fase. Dimulai fase pertama pada 2025-2027 untuk penyelenggaraan kompetisi di Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.

Fase kedua pada 2028-2029 untuk memulai konsep kandang dan tandang serta menambah kompetisi di bidang non-olahraga. Terakhir fase ketiga 2030-2034, yaitu tahap keberlanjutan (sustainability) dengan membentuk closed league division dan komersialisasi.

Adapun musim perdana Campus League secara resmi akan berjalan pada 2026 dengan cakupan dan region yang lebih besar, serta cabang olahraga yang lebih beragam. Selain itu, ada juga kompetisi non-olahraga.

Musim perdana kompetisi ini total mempertandingkan tiga cabor utama dengan rata-rata peminat paling tinggi di kalangan mahasiswa. Selain futsal, dua cabor lainnya ialah basket dan bulu tangkis.

Selain itu, juga akan ada kompetisi unigames yang terdiri dari beberapa cabor meliputi sepak bola putri, panjat dinding, ju-jitsu, wushu, dart, serta biliar.

Ryan mengatakan bahwa sebagai wadah yang inklusif, Campus League berkolaborasi dengan perguruan tinggi dan civitas akademika sebagai ekosistem utama dan stakeholder federasi olahraga, sponsor, serta media, dan komunitas olahraga.

"Kami menyadari misi Campus League ini tidak bisa dicapai sendirian melainkan bergerak bersama sebagai ekosistem yang saling mendukung satu sama lain," ujar Ryan.

Perguruan tinggi yang menjadi peserta edisi pertama kompetisi berasal dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya. Adapun penyelenggaraan akan digelar di Jakarta dan Yogyakarta saja.