Bagikan:

JAKARTA - Persiapan menuju Final Round Piala AETI Aquabike Indonesian Championship 2025 pada 5-7 Desember terus dikebut dan kini sudah menunjukkan progres sejauh 80 persen.

Bakal menghadirkan 24 unit jetski yang akan bertanding di berbagai kelas untuk memperebutkan gelar juara nasional, ajang ini diprediksi menjadi salah satu turnamen jetski paling kompetitif sepanjang musim.

Hingga Kamis, 4 Desember 2025, siang WIB, sebanyak 16 unit jetski telah rampung masuk ke paddock. Sementara tenda paddock, briefing tent, dan berbagai fasilitas pendukung balapan tengah memasuki tahap akhir penyelesaian. Di area race course, pemasangan trek buoy terus dikebut agar seluruh lintasan siap diuji pada sesi latihan resmi.

Inisiator sekaligus Ketua Umum AETI, Harwendro Aditya Dewanto, menilai final musim ini akan menjadi momentum penting bagi dunia olahraga air Indonesia.

"Dengan kualitas peserta yang turun pada final tahun ini, kami optimistis turnamen akan berlangsung ketat dan melahirkan juara baru di Indonesia."

"Final Round 2025 ini ialah panggung pembuktian bagi para rider muda yang musim ini tampil agresif dan konsisten," ujarnya dalam keterangan resmi pada Kamis, 4 Desember 2025.

Harwendro juga menegaskan bahwa perkembangan aquabike di Indonesia menunjukkan tren positif, baik dari sisi jumlah penggiat maupun kualitas pebalap yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

Di lapangan, sejumlah langkah teknis dan mitigasi risiko telah diterapkan untuk memastikan balapan berlangsung aman. Rescue marshall telah ditempatkan di titik-titik strategis di sepanjang lintasan untuk memastikan penanganan cepat jika terjadi insiden.

Selain itu, rubber boat BPPD Belitung disiagakan untuk skenario insiden ganda, sementara Polisi Air dan Udara bertugas menjaga perimeter perairan dari aktivitas kapal yang berpotensi mengganggu jalannya balapan. Damkar Belitung juga disebar pada lima titik untuk mengantisipasi risiko kebakaran di daratan.

Bupati Belitung, Djoni Alamsyah, menegaskan dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap aspek keselamatan dan kesiapan teknis balapan.

"Dari sisi keamanan dan fasilitas, kami memastikan arena balap siap digunakan dan memenuhi standar kompetisi nasional. Kami ingin para rider dapat bertanding maksimal tanpa mengkhawatirkan faktor keselamatan," ujarnya.

Kesiapan venue balapan juga dipastikan kualitasnya oleh Direktur KEK Tanjung Kelayang, Daniel Alexander. Soalnya, ajang ini menurutnya harus menjadi final yang aman dan berkesan bagi para peserta.

"Lintasan di Geosite Tanjung Tinggi telah kami siapkan dengan standar tinggi untuk mengakomodasi kecepatan dan manuver para rider. Kami ingin turnamen ini menjadi final yang spektakuler dan memuaskan bagi seluruh atlet," kata Daniel.

Selain persiapan teknis, panitia juga mempersiapkan fasilitas penonton, termasuk instalasi VIP Tent serta area festival yang akan menambah kemeriahan event. Ribuan penonton diperkirakan memadati area untuk menyaksikan langsung pertarungan para pebalap nasional.

Dengan seluruh indikator persiapan yang semakin matang, Gempita Belitong dan Final Round Piala AETI Aquabike 2025 siap menjadi panggung utama bagi para rider terbaik Indonesia untuk menutup musim dengan performa terbaik.

Panitia memastikan seluruh elemen kompetisi akan rampung pada H-1, dan publik diundang hadir menyaksikan siapa yang akan naik podium tertinggi pada penutup musim 2025 ini.