JAKARTA – Tekad kuat diusung Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, jelang duel penting melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Laga yang digelar Jumat, 28 November pukul 19.00 WIB itu menjadi momen istimewa, karena bertepatan dengan ulang tahun Persija Jakarta yang ke-97 sekaligus kembalinya Macan Kemayoran ke rumah mereka setelah lama menjadi tim musafir.
Souza menegaskan bahwa tiga poin adalah harga mati. Ia ingin kemenangan menjadi kado spesial bagi Persija dan para Jakmania yang akhirnya bisa kembali melihat tim kesayangan berlaga di SUGBK.
“Kami menjalani pekan yang sangat baik. Para pemain sangat bersemangat untuk kembali bermain di Jakarta di depan para suporter. Dan saya percaya kami memiliki semua yang dibutuhkan untuk bermain bagus besok untuk mempersembahkan tiga poin,” kata Souza dalam konferensi pers jelang laga di Jakarta pada Kamis, 27 November.
BACA JUGA:
Kondisi tim disebutnya sangat positif. Sesi latihan menunjukkan antusiasme dan determinasi tinggi dari seluruh pemain. Menurut Souza, aspek motivasi menjadi kekuatan tambahan Persija jelang pertandingan—bukan hanya karena momen ulang tahun klub, tetapi juga karena kerinduan mendalam untuk kembali tampil di hadapan publik sendiri.
“Kami sangat bersemangat bisa kembali ke Jakarta, bermain di sini (SUGBK) pada hari yang spesial,” tambahnya.
Dengan persiapan matang, keyakinan penuh, dan dukungan besar dari Jakmania, Persija Jakarta diproyeksikan tampil agresif sejak menit awal. Souza dan anak asuhnya menyadari bahwa kemenangan bukan sekadar target, tetapi simbol kebangkitan dan hadiah terindah di usia Persija yang hampir satu abad.
Semangat menggelegar, SUGBK menyala, dan Macan Kemayoran bersiap menunjukkan taringnya. Tiga poin menjadi misi utama—dan Souza memastikan timnya siap untuk itu.