Bagikan:

JAKARTA – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menetapkan target membawa pulang dua medali dari SEA Games 2025, masing-masing satu perak dari tim putra dan perunggu dari tim putri.

Hal itu dipastikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, dalam konferensi pers terkait persiapan dan target Indonesia untuk menghadapi ajang dua tahunan pada Jumat, 21 November 2025.

"Kalau dari sepak bola, PSSI kemarin mengusulkan medali perunggu untuk putri, lalu di tim putranya medali perak. Seperti itu yang disampaikan kepada kami dari hasil evaluasi," kata dia.

Dari cabang olahraga (cabor) sepak bola, Indonesia merupakan juara bertahan di tim putra. Pada saat di Kamboja, skuad Garuda Muda berhasil naik podium tertinggi mengakhiri paceklik emas selama 32 tahun.

Adapun tim putri saat di Kamboja tidak ikut ambil bagian. Skuad Garuda Pertiwi sebenarnya ada pada saat dilakukan pengundian grup, tetapi tidak berselang lama dinyatakan mundur oleh tuan rumah.

Erick mengatakan bahwa secara keseluruhan Indonesia akan mengirim sebanyak 996 atlet ke ajang SEA Games 2025. Jumlah itu menyesuaikan target yang ditetapkan.

"Targetnya (Indonesia finis di) peringkat ketiga makanya kami push (dorong). Kemenpora mati-matian menyisir anggaran sampai 60-an miliar rupiah karena kami ingin peringkat ketiga," kata dia.

SEA Games 2025 akan berlangsung pada 9-20 Desember di tiga kota besar Thailand, yakni di Bangkok, Chonburi, dan Songkhla. Ini merupakan penyelenggaraan edisi ke-33.

Indonesia menetapkan target membawa pulang kurang lebih sebanyak 85 medali emas dari pesta olahraga multicabang tersebut. Semua cabor pun diharapkan bisa berkontribusi medali di sana.