Bagikan:

JAKARTA - Bek tengah Dean Huijsen kembali mengalami cedera saat menjalani pemusatan latihan tim nasional Spanyol. Akibatnya, bek Real Madrid ini gagal tampil saat Spanyol menghajar Georgia 4-0 di pertandingan kualifikasi Grup E yang menjadikan mereka hampir pasti lolos ke Piala Dunia 2026.

Momen tidak tepat terulang saat Huijsen kembali gagal membela Spanyol di pertandingan kualifikasi. Pada laga kualifikasi sebelumnya saat melawan Georgia dan Bulgaria pada Oktober lalu, Huijsen juga mengalami cedera otot saat menjalani latihan.

Akibatnya, dia tidak hanya gagal membela La Roja tetapi juga dipulangkan ke klub untuk menjalani pemulihan.

Setelah pulih, Huijsen kembali menunjukkan penampilan terbaik di Madrid sehingga tetap mendapat panggilan dari pelatih timnas Luis de la Fuente. Apes bagi dia karena cedera lagi saat latihan.

De La Fuente berharap cedera Huijsen tidak parah sehingga dia masih bisa diturunkan di laga terakhir melawan Turki, Rabu, 19 November 2025 dini hari WIB. Bila tidak pulih, bek berusia 20 ini bakal kembali ke klub.

“Huijsen merasa sedikit tak nyaman sehingga dia tidak bermain. Seperti saya katakan prioritas kami adalah pemain meski masih ada saja yang kurang memahaminya. Dia akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Bila tidak ada masalah, dia bakal diturunkan di pertandingan Selasa [waktu setempat],” kata De la Fuente.

Saat kehilangan Huijsen, sektor bek tengah diisi Aymeric Laporte dan Pau Cubarsi dalam pertandingan di Stadion Boris Paichadze, Minggu, 16 November 2025 dini hari WIB. Sedangkan Pedro Porro menggantikan Dani Carvajal yang juga mengalami cedera. 

Di laga itu, Spanyol sama sekali tak mendapat perlawanan. Pertandingan baru berjalan 11 menit, Spanyol sudah bisa mencetak gol saat mendapat hadiah penalti menyusul pelanggaran pemain belakang Georgia yang menyentuh bola.

Wasit menunjuk titik putih dan Mikel Oyarzabal dengan tenang menuntaskan eksekusi penalti.

Unggul 1-0 menjadikan Spanyol kian agresif menekan. Hasilnya gelandang Arsenal Martin Zubimendi memperbesar keunggulan menjadi 2-0. Selanjutnya Ferran Torres menutup babak pertama dengan keunggulan tiga gol.

Di babak kedua, Oyarzabal berhasil mencetak brace yang memantapkan kemenangan juara Eropa 2024 ini menjadi 4-0. Skor itu bertahan hingga akhir laga dan menjadikan Spanyol kian kukuh di puncak klasemen dengan mengantungi poin 15. Unggul tiga poin dengan Turki yang menduduki peringkat dua.

Meski hanya unggul tiga poin, Spanyol sesungguhnya sudah 99% lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Pasalnya mereka unggul margin gol hingga 15 dengan Turki.

Spanyol sudah unggul +19 dan Turki hanya +5. Hampir mustahil Turki mencetak hingga 15 gol bila mengalahkan Spanyol di laga terakhir. Dengan menjadi runner up, mereka pun bakal melakoni playoff untuk mendapatkan tiket ke Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko.