Bagikan:

JAKARTA - Italia hanya bisa menunda langkah Norwegia ke putaran final Piala Dunia 2026 setelah hanya mampu menang 2-0 atas Moldova di pertandingan kualifikasi Grup I di Stadion Zimbru, Chisinau, Jumat, 14 November 2025 dini hari WIB.

Norwegia sesungguhnya hampir pasti lolos ke putaran final Piala Dunia untuk kali pertama sejak 1998 setelah menang 4-1 atas Estonia. Hasil itu menjadikan Norwegia meraih poin sempurna selama tujuh pertandingan kualifikasi. Kini, Norwegia yang kian kukuh di puncak klasemen Grup I sudah mengantungi poin 21. 

Erling Haaland dkk pun dipastikan melaju ke Piala Dunia 2026. Laga terakhir melawan Italia sesungguhnya hanya formalitas belaka karena selisih gol yang sangat besar.

Bila Italia mengalahkan Norwegia pada pertandingan Senin, 17 November 2025 dini hari WIB, mereka harus bisa mencetak sangat banyak gol. Pasalnya, Norwegia unggul produktivitas gol +29. Sedangkan Italia hanya +12 sehingga mereka harus menang dengan skor 17 gol.

Ini yang menjadikan pelatih Italia Gennaro Gattuso merotasi pemain saat menghadapi Moldova. Dengan skema yang berbeda menjadi 4-4-2, Italia sesungguhnya mendominasi permainan. Mereka unggul penguasaan bola dan menciptakan banyak peluang.

Hanya saja semua peluang yang diraih tak bisa dikonversi menjadi gol di sepanjang pertandingan. Saat pertandingan sudah memasuki menit-menit akhir, Italia akhirnya memecah kebuntuan. Bek Gianluca Mancini berhasil membobol gawang Moldova lewat sundulan di menit 88.

Selanjutnya, striker Francesco Pio Esposito melengkapi kemenangan Gli Azzurri di injury time. Italia pun menang 2-0. Hanya saja kemenangan itu tetap membuat Italia dicemooh suporter sendiri. Pasalnya, kemenangan dua gol itu menjadikan Italia harus melewati babak playoff untuk mendapatkan tiket ke Piala Dunia 2026.

Gattuso pun meradang atas cemooh suporter. “Apa yang Anda maksud bahwa ini bukan penampilan terbaik Italia? Saya melihat kami sepenuhnya mendominasi dan bahkan Moldova tak sekalipun melepaskan tendangan ke gawang di sepanjang pertandingan,” kata Gattuso seperti dikutip Football Italia.

“Bila Anda berharap menang 11-1 seperti saat Norwegia mengalahkan Moldova, itu bukan urusan saya. Yang jelas kami menghadapi laga yang tidak mudah,” ucap Gattuso yang mengaku kecewa dengan cemooh suporter sendiri.

“Saya kecewa mendengar apa yang dikatakan suporter. Mereka berteriak keras menyuruh kami untuk bekerja keras. Ini dilakukan saat kami sudah bermain bagus dan sesuai dengan keinginan mereka. Menjalani pertandingan tandang dan mendengarkan 500 fans yang mencemooh dan memaki pemain jelas tak bisa diterima,” kata dia lagi.

Fans Italia memang berharap bisa menang besar untuk mengejar defisit gol dengan Norwegia. Namun dengan kemenangan dua gol itu, Italia bakal sulit menjadi juara grup meski mengalahkan Norwegia.

“Ini pertandingan yang tidak mudah. Kami sesungguhnya juga tahu kalau Norwegia menang. Atmosfer pertandingan menjadi sedikit aneh,” kata gelandang Sandro Tonali.

“Bila mengalahkan Norwegia, itu akan sangat berarti bagi kami. Bukan untuk menyembuhkan yang terluka tetapi mendorong kami untuk berusaha [lolos ke putaran final Piala Dunia],” ujar dia.