JAKARTA - Kemenangan yang seharusnya bisa diraih Manchester United akhirnya pupus begitu saja. Manajer Ruben Amorim mengaku kecewa dengan sikap pemain sehingga dia enggan merayakan gol Matthijs de Ligt yang menyelamatkan Man Utd dari kekalahan dan pertandingan melawan Tottenham Hotspur berakhir imbang 2-2.
Ternyata, bukan soal strategi dan skema bermain 3-4-3 yang menjadi problem Man Utd. Mental dan faktor nonteknis pemain sehingga mereka tak mampu bermain di level tertinggi. Mantan bintang Man Utd Cristiano Ronaldo menyebut banyak pemain yang tidak layak bermain di klub tersebut.
Mereka seperti tak punya mentalitas petarung seperti Roy Keane, Ruud van Nistelrooy, Wayne Rooney hingga Ronaldo sendiri yang membawa Man Utd meraih kejayaan.
Amorim menilai pemain malah bermain santai dan ‘merasa nyaman’ setelah unggul lewat gol Bryan Mbeumo di menit 32 di laga Premier League Inggris di Stadion Tottenham Hotspur, London, Sabtu, 8 November 2025 malam WIB. Mereka seperti tak berusaha fight untuk menambah gol.
Alhasil, Hotspur bisa menyamakan skor melalui Mathys Tel. Tak berhenti di situ, tuan rumah malah membalikkan keadaan setelah Richarlison membobol gawang Senne Lammens.
Namun De Ligt menggagalkan pesta Spurs di menit terakhir. Sundulannya yang menyambut sepak pojok Bruno Fernandes menyamakan skor menjadi 2-2.
Hanya saja tidak ada selebrasi emosional dari Amorim atas gol yang menyelamatkan Man Utd dari kekalahan. Dirinya tetap terlihat kecewa saat peluit akhir berbunyi dan meninggalkan lapangan.
“Kami masih dihadapkan dengan banyak problem. Kami sesungguhnya baru mulai. Saya tahu kadang hasil akhir pertandingan menunjukkan bahwa kami sudah ada perbaikan…Tetapi masih banyak yang harus dibenahi,” ucap Amorim.
Hasil imbang itu sesungguhnya memutus rekor kekalahan Man Utd selama empat pertemuan dengan Hotspur di musim lalu. Termasuk kalah 1-0 di final Liga Europa. Namun Amorim menunjukkan ketidakpuasan dengan sikap pemain.
“Saat Anda bisa mengatasi persoalan dan mencetak gol, itu tentu hal yang bagus. Namun bila menyaksikan pertandingan secara keseluruhan, kami seperti terlalu nyaman bermain. Menurut saya, kami seharusnya melakukannya lebih baik. Kami seharusnya bermain lebih agresif saat merasakan suasana di stadion. Bahwa kami seharusnya meraih tiga poin dan peluang itu ada,” ujar dia lagi.
Benjamin Sesko Cedera
Di laga itu, striker Benjamin Sesko masuk sebagai pemain pengganti masih belum bisa menunjukkan ketajaman. Sesko mendapat kritikan karena baru mencetak dua gol dari 11 penampilan.
Penyerang timnas Slovenia ini sesungguhnya berpeluang mencetak gol saat skor imbang 1-1. Namun upaya dia bisa digagalkan bek Micky van de Ven. Hanya saja, dia kemudian mengalami cedera setelah benturan dengan Van de Ven.
Amorim tak mempersoalkan performa Sesko yang belum menunjukkan ketajamannya. Dia justru khawatir dengan kondisi Sesko yang terancam menepi karena cedera lutut.
BACA JUGA:
“Saya lebih memikirkan cedera dia. Pasalnya dia kena di bagian lutut dan saya tidak tahu [apakah bakal absen cukup lama]. Kami butuh Ben untuk menjadikan tim lebih baik,” ujarnya.
Hasil imbang melawan Hotspur menjadikan Man Utd gagal memperbaiki peringkat. Mereka masih berada di luar empat besar dengan menduduki peringkat delapan setelah mengantungi poin 18. Sama dengan Hotspur, namun Man Utd kalah selisih gol. Ini menjadikan The Lilywhites bisa bertengger di peringkat lima.