Bagikan:

JAKARTA - Tak mudah bagi Tottenham Hotspur yang berambisi memburu kemenangan kelima saat menjamu Manchester United di pertandingan Premier League Inggris di Stadion Tottenham Hotspur, Sabtu, 8 November 2025 malam WIB. Manajer Hotspur Thomas Frank menyebut Man Utd telah menjadi tim yang sangat percaya diri.

Tottenham sepenuhnya mengungguli Man Utd di musim lalu. Dari empat pertemuan, semua dimenangkan Tottenham. Bahkan di kandang Man Utd di Old Trafford, Tottenham membantai lawannya yang saat itu masih ditangani Erik ten Hag 3-0.

Begitu pula di final Liga Europa, Tottenham menang 1-0 lawan tim yang sudah dipegang Ruben Amorim sekaligus mengakhiri puasa trofi selama 17 tahun. Sukses itu yang membawa klub London Utara ini mendapat kesempatan bermain di Liga Champions. Total, Tottenham memenangkan empat pertandingan melawan Man Utd.

Tottenham masih ditangani Ange Postecoglou saat mencatat rekor kemenangan atas Man Utd. Kini, The Lilywhites ditangani Frank yang menunjukkan performa mengesankan.

Meski menelan tiga kekalahan di kompetisi domestik, namun Tottenham mampu menduduki peringkat enam dengan poin 17. Sama dengan Man Utd, namun Spurs unggul selisih gol sehingga menempati posisi lebih tinggi ketimbang rivalnya.

Saat kembali bertemu Man Utd yang digelar di kandang sendiri, Spurs jelas lebih diunggulkan. Kemenangan 4-0 atas Copenhagen di Liga Champions mampu mendongkrak kepercayaan diri pasukan Frank.

Hanya saja, dirinya tak meremehkan The Red Devils yang telah memenangkan empat dari enam pertandingan terakhir di Premier League. Sukses itu menjadikan Amorim terpilih sebagai manajer terbaik Premier League edisi bulan Oktober.

“Saat ini United telah menjadi tim yang lebih percaya diri. Menurut saya, Ruben dan tim pelatihnya telah melaksanakan tugas dengan sangat baik," ujar Frank.

"Mereka memang menjalani tahun yang berat. Saya menaruh hormat karena dia mampu melewati masa sulit,” kata pria Denmark ini yang menilai Tottenham berada di momen yang kurang tepat saat menjamu Man Utd. Pasalnya mereka mulai menunjukkan kebangkitan dan datang ke London dalam kondisi bugar karena absen di kompetisi Eropa.

“Mereka tengah meraih momentum dan semua pemain kunci bisa tampil. Kami sudah memperkirakan apa yang menjadi target mereka di pertandingan ini. Mereka sangat berbahaya dengan tiga pemain di depan,” ucapnya.

Frank memang harus waspada. Meski diunggulkan, namun performa tim justru kurang stabil. Pekan lalu saat bermain di kandang sendiri di Liga Premier, Tottenham malah kalah 1-0 lawan Chelsea. Sebelumnya, mereka harus menyerah 2-0 lawan Newcastle United sehingga tersingkir di Carabao Cup atau Piala Liga Inggris.

Kemenangan atas Copenhagen memang memutus catatan buruk Tottenham. Namun kemenangan atas Man Utd menjadikan mereka bakal kembali ke jalur yang tepat.

Ini menjadi tugas berat striker Randal Kolo Muani yang menempati centre forward. Dirinya ditopang Brennan Johnson yang menjadi momok bagi Man Utd, Pape Matar Sarr dan Xavi Simons.

Man Utd sendiri kembali mengandalkan Benjamin Sesko yang menjadi ujung tombak. Dirinya di-support Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo.  Hanya saja lini belakang yang menjadi sorotan karena Man Utd masih sulit clean sheet meski sudah ada Senne Lammens yang berdiri di bawah mistar.

Man Utd memang sempat melejit setelah mencetak hattrick kemenangan. Namun rekor itu terhenti saat mereka menyambangi markas Nottingham Forest.

Unggul lebih dulu lewat Casemiro, namun Man Utd tiba-tiba kehilangan momen di babak kedua dan langsung kemasukan dua gol dalam tempo beberapa menit. Beruntung ada Amad Diallo yang menyelamatkan Man Utd dari kekalahan dan membawa tim bermain imbang 2-2.