JAKARTA - PSIM Yogyakarta berhasil meraih poin penuh saat menjamu Persik Kediri pada pekan ke-11 Super League 2025/2026. Tiga poin dari kemenangan 2-1 ini membawa Laskar Mataram naik peringkat ke posisi kedua klasemen.
Pertemuan PSIM Yogyakarta dan Persik Kediri berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Jumat, 31 Oktober 2025, sore WIB. Pertandingan sempat berjalan ketat sebab hingga pengujung babak pertama skor bertahan 0-0 bagi kedua tim.
Baru di babak kedua, kebuntuan pecah lebih dulu untuk PSIM. Tuan rumah membuka skor 1-0 pada menit ke-49 lewat eksekusi Nermin Haljeta usai menerima umpan terobosan dari Ezequiel Vidal.
BACA JUGA:
Persik nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-50. Namun, bola sepakan jarak jauh Ezra Walian meluncur tipis di atas gawang PSIM.
Tiga menit berselang, PSIM membobol gawang Persik lewat gol Ezequiel Vidal dalam situasi bola mati. Namun, hakim garis mengangkat bendera tanda offside.
Pada menit ke-59, Persik terpaksa bermain dengan 10 pemain. Henhen Herdiana diusir wasit usai menarik jatuh Anton Olivier di kotak terlarang yang kemudian juga membuat PSIM mendapat hadiah penalti.
Ze Valente maju sebagai eksekutor penalti PSIM yang mana bola tembakannya masuk ke pojok bawah gawang Persik dan membawa Laskar Mataram menjauh 2-0.
Persik memperkecil ketertinggalan pada menit ke-62 lewat Ezra Walian setelah sang pemain menyambar masuk umpan Mohammad Khanafi di kotak penalti.
Tim tamu nyaris menyamakan kedudukan jelang waktu normal habis. Hanya saja, percobaan jarak dekat Imanol Garcia bisa diblok keluar kiper PSIM, Cahya Supriadi.
Skor ini terus bertahan hingga waktu berakhir. Kemenangan 2-1 milik PSIM ini membawa mereka naik ke posisi kedua klasemen Super League dengan 18 poin. Sementara Persik tertahan di urutan ke-11 dengan 11 poin.