JAKARTA - Saat tiba di Jerman, Liverpool sangat benci dengan angka lima. Maksudnya, mereka berusaha menelan kekalahan kelima kala bertemu Eintracht Frankfurt di Liga Champions pada Kamis, 23 Oktober 2025 dini hari WIB.
Beruntung, alih-alih menderita kekalahan kelima berturut-turut di semua ajang, tim asuhan Arne Slot mengakhiri rentetan kekalahan mereka dengan kemenangan 5-1 yang menjawab sebagian besar pertanyaan yang diajukan kepada sang juara Liga Inggris tersebut.
Arne Slot pasti senang melihat pemain baru senilai 100 juta pound, Florian Wirtz, mencatatkan dua assist dalam kemenangan meyakinkan tersebut.
Malam itu juga menjadi malam ketika Dominik Szoboszlai dan Curtis Jones membuktikan bahwa Liverpool dapat memiliki lini tengah yang efektif, bahkan dengan begitu banyaknya talenta menyerang di lapangan.
BACA JUGA:
Meskipun sisi positif dari kemenangan mudah tersebut untuk mengakhiri empat kekalahan beruntun sudah jelas, sisi negatif dari penampilan Liverpool di Deutsche Bank Park ialah cederanya Alexander Isak yang hanya bermain selama 45 menit.
Ia digantikan oleh pemain pengganti Federico Chiesa di babak pertama dengan alasan masalah pangkal paha, setelah penampilannya yang sangat tidak efektif.
Arne Slot mengatakan Jumat pekan lalu, sebelum kekalahan 1-2 melawan Manchester United di Anfield, bahwa Isak kini tidak punya alasan untuk performa dan kebugarannya setelah pramusim yang terganggu dan membuatnya hampir tidak berlatih sambil menunggu kepindahannya dari Newcastle United.
"Kita bisa menilai dia secara adil mulai sekarang," ujar Arne Slot lima hari yang lalu.
Namun, nyatanya dia lebih memilih pemain asal Swedia itu daripada Mohamed Salah melawan Eintracht Frankfurt.
Justru, Isak tak tampil maksimal dan malah cedera. Pelatih asal Belanda itu seharusnya berterima kasih kepada Hugo Ekitike, pemain yang didatangkan pada musim panas seharga 69 juta pound dari Eintracht Frankfurt, yang sekali lagi tampil gemilang dengan mencetak gol saat rekan penyerangnya yang lebih terkenal terus terpuruk.
"Alex harus keluar lapangan karena ia merasakan nyeri di pangkal pahanya. Semoga tidak terlalu parah," ujar Arne Slot kepada para wartawan.
Isak kini telah mencetak satu gol dalam delapan penampilan dan berpotensi absen. Sementara Ekitike telah mencetak enam gol dalam 12 penampilan.
Pemain asal Perancis inilah yang tampak seperti bintang utama, pemain utama, atau apa pun sebutan untuk penyerang yang paling mungkin memberikan kontribusi di saat-saat genting.
Saat Liverpool tertinggal 0-1 setelah gol Rasmus Kristensen pada menit ke-26, Ekitike menjadi penentu kemenangan dengan gol penyeimbang yang menakjubkan sembilan menit kemudian.
Hanya berselang tujuh detik setelah Andy Robertson memberi umpan terobosan langsung dari kotak penalti Liverpool, bola langsung digiring Ekitike.
Dia menunjukkan kecepatan dan ketenangan yang luar biasa sebelum mencetak gol ke gawang mantan klubnya.
Itu adalah penyelesaian akhir seorang pencetak gol yang luar biasa dan sesuatu yang hanya bisa diimpikan Isak saat ini.
Dalam empat menit setelah gol Ekitike, sundulan Virgil van Dijk membawa Liverpool unggul dan mereka unggul 3-1 di babak pertama berkat sundulan Ibrahima Konate.
Gol Ekitike menjadi katalis dan mengubah malam yang buruk menjadi malam yang luar biasa bagi Liverpool. Gol-gol di babak kedua dari Cody Gakpo dan Szoboszlai, keduanya dikreasi oleh Wirtz, memastikan kemenangan telak.
Eintracht memang tampil buruk dan perbedaan kelas antara kedua tim sangat besar. Jadi, meskipun Liverpool pasti akan mendapatkan kepercayaan diri dari kemenangan ini dan mengakhiri rentetan kekalahan mereka, bukti nyata apakah mereka telah pulih dari keterpurukan akan terlihat saat mereka bertandang ke Brentford di Liga Inggris pada akhir pekan ini.
Namun, standar lawan tidak akan menjadi masalah bagi Liverpool. Arne Slot bahkan mengatakan bahwa mereka telah mempermudah timnya dengan taktik.
"Kami mampu menekan lawan. Namun, kami tidak mampu melakukannya dalam beberapa pertandingan terakhir karena bola selalu melayang," tutur Arne Slot.
Jika Wirtz dapat melanjutkan penampilannya di Frankfurt ke arena Liga Inggris yang lebih menantang maka kemenangan ini akan menjadi titik balik yang selama ini dicari Liverpool.
Wirtz diberi waktu dan ruang untuk mencari celah di pertahanan Eintracht Frankfurt dan ia memanfaatkannya.
Namun, ia bukan tanpa masalah. Laga di Jerman itu memberi gambaran sekilas tentang masalah yang kerap dialami Wirtz di Liga Inggris, di mana ia merasa tuntutan fisiknya berat.
Waktu yang akan membuktikan apakah Wirtz telah melewati masa sulitnya, sama seperti Liverpool secara keseluruhan.
Terkadang kemenangan ialah satu-satunya yang penting, terlepas dari siapa yang menjadi pemenangnya. Jika kemenangan mudah di Frankfurt membuka jalan bagi Arne Slot dan timnya, maka rentetan kekalahan mereka akan segera terlupakan.
Hanya saja, Liverpool harus melanjutkan kemenangan ini untuk membuktikan bahwa itu bukan mimpi buruk.