Bagikan:

JAKARTA - Super League Babak 7 akan mempertemukan Dewa United FC dan Persebaya Surabaya di Indomilk Arena, Jumat 26 September pukul 19.00 WIB. Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama punya lini serang yang produktif, sehingga laga berpotensi menghadirkan hujan gol.

Dewa United datang dengan modal sembilan gol dalam lima pertandingan terakhir. Meski sempat tergelincir saat menghadapi Semen Padang dan Persija Jakarta, tim asuhan Jan Olde Riekerink masih sangat berbahaya di sektor ofensif. Ferreira akan kembali jadi tumpuan utama di lini depan, sementara pergerakan Lilipaly, Marukawa, dan Kambuaya dari lini kedua memberi variasi serangan yang sulit ditebak. Kreativitas Jaja dan Messidoro di lini tengah menjadi senjata andalan untuk membongkar pertahanan Persebaya.

Di sisi lain, Persebaya Surabaya juga sedang dalam tren positif. Tim racikan Edu Perez mencetak tujuh gol dalam lima laga terakhir, termasuk kemenangan besar 5-2 atas Bali United yang mengangkat moral tim. Trisula Bruno, Tumbas, dan Perovic siap menguji ketangguhan lini belakang Dewa United, dengan sokongan Raickovic dan Sutaryadi yang piawai mengatur tempo permainan sekaligus menjadi jembatan antara lini tengah dan serangan.

Kedua tim dalam catatan pertemuan terakhir kerap menghadirkan pertandingan yang ketat. Dewa United dikenal tangguh saat bermain di kandang, namun Persebaya punya rekor apik ketika bermain tandang dan sering memanfaatkan serangan balik cepat. Pertarungan lini tengah kemungkinan besar akan menjadi kunci, mengingat kedua tim sama-sama memiliki gelandang yang kreatif dan pekerja keras.

Dalam enam pertemuan terakhir sejak Desember 2022, kedua tim sama-sama mengantongi dua kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan. Persebaya sempat unggul dengan kemenangan 3-0 di Surabaya pada April 2023, sementara Dewa United membalas dengan kemenangan telak 3-0 di Gelora Bung Tomo pada April 2024.

Pertemuan terakhir mereka di Liga 1 Februari 2025 berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk Dewa United. Catatan ini menunjukkan bahwa tidak ada tim yang benar-benar dominan, dan duel kali ini bisa menjadi momen pembuktian siapa yang lebih superior.

Dari sisi klasemen, persaingan keduanya juga sangat ketat. Persebaya saat ini menempati peringkat kelima dengan sembilan poin dari lima pertandingan, hasil dari tiga kemenangan dan dua kekalahan. Bajul Ijo cukup produktif dengan tujuh gol dan hanya kebobolan empat kali.

Sementara itu, Dewa United berada tepat di bawahnya di posisi keenam dengan jumlah poin yang sama, sembilan poin, dari enam pertandingan. Bedanya, tim asuhan Jan Olde Riekerink sudah tiga kali kalah, mencetak 10 gol, namun juga kebobolan 11 kali sehingga selisih gol mereka minus satu.

Laga ini akan menjadi duel perebutan posisi di papan tengah yang bisa menentukan langkah menuju papan atas. Jika Persebaya menang, mereka bisa terus menempel Persib dan PSIM Yogyakarta di empat besar. Sebaliknya, jika Dewa United berhasil mengamankan tiga poin, mereka bisa menggeser Bajul Ijo sekaligus memperbaiki tren inkonsistensi yang sempat mengganggu di awal musim.

Dengan rekor head-to-head yang seimbang, klasemen yang ketat, serta gaya bermain ofensif keduanya, pertandingan ini berpotensi menjadi salah satu laga paling menarik di pekan ketujuh Super League.

Prediksi jalannya pertandingan akan berjalan terbuka sejak awal. Dewa United diperkirakan tampil menekan untuk memanfaatkan dukungan suporter, sementara Persebaya akan mengandalkan kecepatan Bruno dan ketajaman Perovic untuk mencuri peluang. Dengan kekuatan ofensif kedua tim, skor imbang terasa menjadi hasil yang paling masuk akal.

Prediksi skor akhir: Dewa United 2-2 Persebaya Surabaya.