JAKARTA - Atalanta tak berkutik menghadapi Paris Saint-Germain yang begitu mendominasi di pertandingan Liga Champions. Kiper Lucas Chevalier sampai menganggur alias tak melakukan banyak penyelamatan saat PSG menghancurkan Atalanta 4-0 dalam laga di Stadion Parc des Princes, Paris, Kamis, 18 September 2025 dini hari WIB.
PSG tampil dominan saat mendapat kunjungan dari Atalanta. Sejak menit pertama, juara Ligue 1 Perancis ini langsung menekan pertahanan lawan. Mereka tak memberi kesempatan Atalanta mengembangkan permainan.
Alhasil, PSG sudah langsung unggul saat laga baru berjalan tiga menit. Kapten Marquinhos membuka kemenangan juara bertahan Liga Champions itu. Sejak itu, PSG terus menekan dan penguasaan bola mereka selalu di atas 60%.
Sebaliknya ball possession Atalanta tak pernah mencapai 35% yang menunjukkan bola lebih banyak berada di kaki pemain PSG. Buntutnya tidak ada serangan membahayakan dari klub Serie A Italia itu. Kiper Chevalier pun lebih banyak menganggur ketimbang jatuh-bangun mengamankan gawang.
“Setelah unggul 3-0, kami akhirnya membiarkan mereka mengembangkan permainan. Namun mereka sudah dihadapkan pada kesulitan,” kata Chevalier.
“Bila saya lebih banyak menganggur, ini berarti semua berjalan sangat baik bagi kami,” ucap dia lagi.
Kemenangan mudah atas Atalanta di laga pertama kompetisi Eropa itu menunjukkan bila PSG tetap menjadi salah satu unggulan di Liga Champions.
Hasil itu juga menunjukkan bila La Dea yang kini ditangani Ivan Juric sudah berbeda dibandingkan saat berada di bawah asuhan Gian Piero Gasperini yang mampu bermain efisien dan efektif.
PSG Kehilangan Ousmane Dembele
Di pertandingan itu, PSG yang kehilangan dua pemain pilar, Ousmane Dembele dan Desire Doue, tetap terlihat mendominasi. Mereka tak menunggu lama untuk unggul.
Terutama setelah Marquinhos berhasil memaksa pemain depan Daniel Maldini kehilangan bola yang kemudian dikuasai Fabian Ruiz. Dia melepaskan umpan silang pendek yang disambut Marquinhos untuk membobol gawang Atalanta.
Unggul 1-0, PSG tetap bermain dengan speed tinggi. Bahkan tim asuhan Luis Enrique nyaris memperbesar keunggulan bila tendangan first time Achraf Hakimi saat menerima umpan dari tumit Ruiz tidak digagalkan kiper Marco Carnesecchi.
Namun Carnesecchi tak berdaya menghentikan tendangan keras gelandang Khvicha Kvaratskhelia di menit 39. Gol itu memantapkan keunggulan PSG menjadi 2-0.
Saat laga memasuki menit akhir babak pertama, PSG mendapat peluang emas memperbesar keunggulan. Pasalnya, tuan rumah menerima hadiah penalti menyusul pelanggaran terhadap pemain depan Bradley Barcola di kotak terlarang.
Wasit pun menunjuk titik putih. Hanya eksekusi Barcola terlalu lemah sehingga bisa digagalkan kiper Carnesecchi. Skor dua gol untuk PSG bertahan hingga turun minum.
BACA JUGA:
Di babak kedua, PSG tetap bermain menyerah dan tak memberi kesempatan lawan mengembangkan permainan. Serangan Les Parisiens kembali memberi hasil di menit-menit awal pertandingan. Kali ini di menit 51, Nuno Mendes yang mengubah skor menjadi 3-0 setelah menyambut assist Barcola.
Pemain pengganti Goncalo Ramos menutup pesta gol PSG di injury time. Ramos yang masuk menggantikan Joao Neves berhasil memanfaatkan blunder pemain belakang Atalanta untuk membawa tim menang 4-0.