JAKARTA – Anthony Sinisuka Ginting langsung tersingkir di babak pertama Hong Kong Open 2025 setelah menelan kekalahan melawan Christo Popov dari Perancis.
Ginting gagal menjaga harapannya di turnamen berlevel Super 500 BWF ini melalui pertandingan rubber game yang berakhir dengan skor 21-19, 17-21, dan 19-21 di Hong Kong Coliseum pada Rabu, 10 September 2025, siang WIB.
"Sebenarnya sempat unggul terutama di gim ketiga, tetapi ketika lawan mengubah strategi, saya kurang bisa mengatasinya, kurang sigap, dan kurang tepat sehingga banyak membuang poin dan terkejar," ujar Ginting.
Hasil ini membuat Popov berhasil menyamakan rekor menang-kalah 2-2 kontra Ginting. Satu kemenangan dia sebelumnya terjadi dalam bentrok pertama mereka di babak pertama Indonesia Open pada 2021.
BACA JUGA:
Adapun dua kemenangan Ginting atas Popov terjadi di babak pertama Denmark Open 2023 serta babak semifinal All England pada tahun berikutnya.
"Christo Popov bukan musuh yang mudah. Dari pertemuan sebelumnya juga selalu ketat. Pastinya ada gambaran kami sudah tahu kelebihan dan kekurangan masing-masing," kata Ginting.
Kekalahan Ginting membuat tunggal putra Indonesia tinggal berharap kepada Alwi Farhan. Sebelum Ginting, kekalahan sudah terlebih dahulu dirasakan Mohammad Zaki Ubaidillah di babak kualifikasi.
Ginting selanjutnya akan bermain di ajang Super 750 BWF China Masters pada 16-21 September 2025 dan Super 500 BWF Korea Open yang berlangsung pada 23-25 September 2025.
"Ini suatu pelajaran buat saya untuk terus mengevaluasi (permainan) dan belajar buat ke depannya, terutama dari pola permainan dan strategi yang berubah-berubah," ucap Ginting.
Sebelum kekalahan Ginting, ganda campuran Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil berhasil menambah tiket babak buat Indonesia usai menekuk Presley Smith/Jennie Gai dari Amerika Serikat.
Adnan/Indah menyusul jejak Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, Lanny Tria Mayasari/Amallia Cahaya Pratiwi, dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.