Bagikan:

JAKARTA - Paris Saint-Germain (PSG) geram dengan pelatih kepala Perancis, Didier Deschamps, karena memainkan Ousmane Dembele dalam pertandingan melawan Ukraina, Sabtu, 6 September WIB.

Pemain depan tersebut mengalami cedera yang membuatnya absen selama enam minggu.

Penyerang 28 tahun itu dimasukkan saat turun minum sebelum ditarik keluar pada menit ke-81 karena cedera hamstring kanannya.

PSG mengonfirmasi pada Minggu, 7 September WIB, bahwa calon peraih Ballon d'Or tersebut mengalami cedera hamstring serius.

"Setelah meninggalkan lapangan dalam kondisi cedera saat pertandingan antara Ukraina vs Perancis pada Jumat (waktu setempat), Ousmane Dembele mengalami cedera hamstring kanan yang serius. Ia diperkirakan akan absen selama sekitar enam minggu," demikian pernyataan klub.

Ia akan absen pada pertandingan pertama Liga Champions melawan Atalanta, pertandingan kedua tandang melawan Barcelona, ​​dan kemungkinan juga pada laga tandang ke Bayer Leverkusen. Ia juga akan absen pada laga Classique melawan Marseille dan beberapa pertandingan Ligue 1 lainnya.

Di Paris, keputusan memainkan Dembele dianggap tidak masuk akal dan keputusan yang salah.

ESPN melaporkan dari wawancara dengan sumber klub bahwa memainkan Dembele, yang mengalami cedera hamstring kiri akhir pekan sebelumnya saat melawan Toulouse, adalah konyol.

Sementara itu, Deschamps mencoba membela keputusannya setelah pertandingan.

"Saya yakin dia mampu bermain di pertandingan level tinggi. Kalau tidak, saya tidak akan memainkannya."

"Kali ini, masalahnya ada pada paha yang satunya (selain saat melawan Toulouse). Dia bugar. Ini sangat disayangkan baginya, tetapi bisa saja terjadi pada pemain lain."

"Saya mengambil keputusan untuk memainkannya karena apa yang sedang dipikirkannya dan karena secara medis tidak ada masalah," ujar Deschamps.

Desire Doue, rekan setim Dembele di Paris, juga mengalami cedera dan harus ditarik keluar saat turun minum melawan Ukraina. Ia mengalami cedera otot betis kanan dan akan absen sekitar empat minggu.

Hari itu merupakan hari yang buruk bagi PSG dalam hal cedera karena manajer mereka, Luis Enrique, harus dirawat di rumah sakit setelah terjatuh keras saat bersepeda.

Pelatih Spanyol berusia 55 tahun itu mengalami patah tulang selangka dan menjalani operasi pada Jumat malam waktu lokal.