Bagikan:

JAKARTA - Rencana transfer Marc Guehi ke Liverpool telah gagal setelah Crystal Palace menarik diri dari kesepakatan.

Chairman Palace, Steve Parish, menerima tawaran Liverpool sebesar 35 juta pound (sekitar Rp769 miliar) pada Senin, 1 September 2025, sore waktu setempat, setelah sang pemain mendapatkan izin untuk menjalani tes medis.

Namun, Crystal Palace menarik diri dari kesepakatan pada menit-menit terakhir setelah gagal mendapatkan pengganti yang mereka inginkan.

Ini merupakan pukulan bagi tim asuhan Arne Slot meskipun klub telah memperkuat lini pertahanan musim panas ini dengan mendatangkan Giovanni Leoni dari Parma.

Keruntuhan kesepakatan ini membenarkan keputusan Liverpool untuk menolak proposal untuk bek tengah Joe Gomez dari Brighton & Hove Albion dan AC Milan.

Pembicaraan telah berlangsung antara kedua klub selama beberapa minggu, dengan kontrak Guehi di Crystal Palace hanya tersisa satu tahun.

Keputusan Parish ini diambil setelah Manajer Crystal Palace, Oliver Glasner, bersikeras pada Minggu, 31 Agustus 2025, bahwa ia ingin bek tengah tersebut tetap di Selhurst Park.

Berbicara dalam konferensi pers setelah kemenangan Crystal Palace atas Aston Villa--di mana Guehi mencetak gol--Glasner menegaskan bahwa tidak ada kesepakatan yang terjadi dengan Liverpool.

"Tidak ada kesepakatan. Kami yang bisa memutuskan, dia pemain kami dan masih terikat kontrak. Kami yang bisa memutuskan. Semuanya terserah kami."

"Satu-satunya yang memutuskan apakah Marc harus bertahan adalah chairman kami," tutur Glasner dilansir ESPN.

Guehi bergabung Crystal Palace dari Chelsea pada 2021 dan kemudian menjadi kapten tim, mencatatkan 155 penampilan dan membantu klub memenangi trofi mayor pertama mereka di final Piala FA musim lalu.

Ia juga memiliki 23 penampilan senior untuk Tim Nasional Inggris dan akan menjadi tambahan kekuatan di lini pertahanan Liverpool setelah kepergian Jarell Quansah ke Bayer Leverkusen senilai 35 juta pound.