Bagikan:

JAKARTA – Jack Miller menyampaikan permintaan maaf kepada bos Yamaha, Paolo Pavesio, setelah sebelumnya mengancam untuk hengkang dari tim di tengah ketidakpastian terkait masa depannya.

Pavesio mengatakan bahwa Miller sudah menyampaikan permintaan maaf kepadanya setelah komentarnya di MotoGP Hungaria 2025 pekan lalu ramai diberitakan media massa.

"Dia datang tadi malam untuk menyampaikan permintaan maaf atas kata-katanya. Kami akan memutuskan kapan kami siap (untuk membicarakan kontrak baru dengannya)," kata dia, disitat dari Crash.

Miller bergabung tim Satelit Yamaha, Prima Pramac, pada tahun ini dengan kontrak hingga akhir musim. Meski berada di tim Satelit, ia diberikan dukungan motor spesifikasi Pabrikan.

Pebalap asal Australia itu berusaha untuk mengamankan kursinya pada musim 2026 bersama tim garpu tala tersebut dengan penampilan impresif sejak awal musim ini.

Akan tetapi, perebutan kursi kedua Pramac tiba-tiba menimbulkan tanda tanya setelah Yamaha memutuskan untuk mengontrak juara dunia WorldSBK, Toprak Razgatlioglu, pada Mei 2025.

Situasi tersebut membuat Miller pun meluapkan kekecewaannya. Dia mengatakan bahwa akan menerima tawaran dari tim lain jika Yamaha tidak segera memberi kepastian.

"Saya sudah lebih dari cukup sabar. Jika Anda menginginkan saya maka katakan. Jika tidak menginginkan saya, juga katakan saja. Sejelas itu," kata dia.

Pebalap asal Australia tersebut kabarnya akan dipertahankan pada musim 2026 setelah komentarnya muncul di media.

Selain pengaruh kedatangan Toprak, posisi Miller juga terancam karena rekan setimnya Miguel Oliveira masih memiliki sisa kontrak hingga akhir musim depan. Padahal, performa Oliveira berada jauh di bawah.

Yamaha juga disebut-sebut tengah memantau bintang Moto2, Diogo Moreira, serta rivalnya yang memimpin klasemen sementara saat ini, Manuel Gonzales.