JAKARTA - Tottenham Hotspur semakin yakin bisa menyelesaikan kesepakatan senilai setidaknya 60 juta pound (sekitar Rp1,3 triliun) untuk gelandang Crystal Palace, Eberechi Eze.
ESPN melaporkan pekan lalu bahwa Spurs sedang mempertimbangkan untuk merekrut pemain berusia 27 tahun tersebut, yang masih memiliki sisa kontrak dua tahun di Selhurst Park.
Eze memiliki klausul pelepasan senilai 68 juta pound dalam kontraknya yang berakhir awal bulan ini. Namun, Tottenham kini berharap bisa menegosiasikan kesepakatan dengan biaya yang sedikit lebih rendah dari banderol setelah meningkatkan minat mereka.
Arsenal juga telah memantau Eze selama beberapa waktu, tetapi pengejaran mereka bergantung kepada Ethan Nwaneri yang memasuki tahun terakhir kontraknya tanpa kesepakatan baru. Pemain muda tersebut kini telah menandatangani kontrak baru berdurasi lima tahun.
BACA JUGA:
Meski begitu, Arsenal ternyata tak berhenti mengejar Eze. Mikel Arteta awalnya menanti siapa pemain yang keluar agar bisa menindaklanjuti pendekatan kepada Eze.
Namun, keputusan The Gunners untuk memperbarui kontrak Leandro Trossard menunjukkan bahwa mereka telah meredam minat terhadap Eze.
Arsenal tak mungkin mendatangkan pemain baru tanpa menjual pemain. Soalnya, mereka telah menghabiskan sekitar 200 juta pound pada bursa transfer musim ini.
Artinya, Spurs telah mengungguli rival London utara tersebut dan kini berada di posisi terdepan untuk merekrut Eze.
Spurs menekankan bahwa belum ada kesepakatan yang tercapai, tetapi pembicaraan terus berlanjut antarklub. Tottenham mengajukan tawaran awal senilai 55 juta pound dengan tambahan sekitar 5 juta pound.
Diskusi lebih lanjut sedang berlangsung. Eze pun telah memberi tahu Crystal Palace bahwa ia bersedia bergabung Spurs, yang akan bermain di Liga Champions 2025/2026 setelah menjuarai Liga Europa pada Mei 2025.
Eze bermain selama 84 menit dalam pertandingan imbang 0-0 pada Sabtu, 16 Agustus 2025, melawan Chelsea dan gol tendangan bebas briliannya dianulir oleh VAR di babak pertama.
Berbicara setelah pertandingan, Manajer Crystal Palace, Oliver Glasner, mengisyaratkan bahwa tidak ada kepindahan yang akan segera terjadi dengan menegaskan bahwa pemain Tim Nasioal Inggris tersebut kemungkinan akan terlibat dalam pertandingan playoff UEFA Conference League melawan Fredrikstad pada Jumat, 22 Agustus 2025.
"Dia akan datang ke tempat latihan Crystal Palace dan menjalani pemulihan. Saya berharap dia akan kembali dan bermain untuk kami melawan Fredrikstad."
"Saya cukup tenang, tetapi saya juga tahu, kita punya dua minggu lagi. Saya tahu klausul Ebs telah habis, jadi itu keputusan klub. Kita lihat saja nanti," kata Glasner.