Bagikan:

JAKARTA - Real Madrid baru saja meresmikan kedatangan bintang muda asal Argentina berusia 18 tahun, Franco Mastantuono, pada Kamis, 14 Agustus 2025, waktu setempat.

Presiden Real Madrid, Florentino Perez, menyebut Mastantuono sebagai salah satu talenta terbesar yang muncul di dunia sepak bola dalam beberapa tahun terakhir.

Los Blancos pun berani mengeluarkan kocek besar 63 juta euro (sekitar Rp1,1 triliun) dari River Plate.

Kemunculan Mastantuono di Bernabeu pun langsung membuat publik membandingkan dengan bakat yang dimiliki rival Real Madrid, Barcelona, yaitu Lamine Yamal.

Persaingan kedua pemain muda itu sangat dinantikan, siapa yang akan mendapat lampu sorot lebih banyak.

Hanya saja, Yamal sudah lebih dulu mendapatkan sinarnya karena kontribusi pentingnya di Blaugrana dan Tim Nasional Spanyol.

Makanya, pemain senior seperti Robert Lewandowski sangat yakin bahwa Mastantuono tak layak dibandingkan dengan Yamal.

Pembelian Mastantuono oleh Real Madrid, menurut Lewandowski, sebagai perekrutan panik karena rival Barcelona itu dalam tekanan menemukan pemain muda seperti Yamal.

"Anda tidak bisa membandingkan pemain, terutama di usia muda. Yang pasti, mereka (Real Madrid) memiliki tekanan untuk menemukan seseorang seperti Lamine."

"Saya pikir (menjadi Lamine) mustahil dan lebih baik Anda mengikuti cara Anda sendiri. Tentu saja, bagi para suporter, harapannya selalu bahwa kami harus menemukan seseorang seperti Lamine."

"Namun, Anda tidak dapat menemukannya karena orang seperti ini tidak dapat lahir di setiap kota, setiap tahun."

"Rasanya seperti sekali dalam 10 tahun. Sama seperti pada masa lalu, dengan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, mereka adalah pemain yang sama sekali berbeda."

"Anda tidak dapat menemukan Messi berikutnya atau Anda tidak dapat menemukan Cristiano Ronaldo berikutnya karena mereka unik," kata Lewandowski.

Mastantuono memang mencuat perhatian. Setelah menghuni tim muda River Plate, dia naik ke tim utama sejak musim 2023/2024.

Sejak saat itu, dia kerap menjadi pilihan utama River Plate. Kiprah mengilapnya pun membuat dia dipanggil ke Tim Nasional Argentina senior.

Debutnya di Tim Tango terjadi pada 5 Juni 2025 dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 saat Argentina menghadapi Chile. Dia tampil sebagai pemain pengganti dalam kemenangan Argentina 1-0.

Pada Piala Dunia Antarklub 2025, Mastantuono tampil di semua laga (tiga pertandingan) River Plate, dua di antaranya bermain penuh.

Sementara itu, pernyataan Lewandowski bahwa tak bisa membandingkan Mastantuono dan Yamal bukan tanpa alasan.

Toh, Yamal pada usia yang sama dengan Mastantuono, sudah masuk kandidat Ballon d'Or 2025.