JAKARTA - AC Milan dihadapkan pada dua pilihan setelah membuka negosiasi dengan Manchester United untuk merekrut striker Rasmus Hojlund. Apakah Milan tetap berada di jalur perekrutan Dusan Vlahovic atau meminjam Hojlund.
Ada dua pilihan Milan untuk mengisi slot lini depan. Saat ini Milan masih mengupayakan memboyong Vahovic dari Juventus.
Pelatih Massimiliano Allegri yang pernah menangani Vlahovic di Bianconeri berharap bisa membawanya ke Milan. Namun Milan juga mempertimbangkan merekrut Hojlund.
Ya, Hojlund sesungguhnya sudah masuk radar Rossoneri. Terutama setelah MU berupaya mendatangkan Viktor Gyokeres atau Benjamn Sesko. Meski gagal menggaet Gyokeres yang memilih bergabung dengan Arsenal, namun MU bisa mendapatkan Sesko.
Kehadiran Sesko itu menjadikan Hojlund tersingkir. Dirinya kian sulit mendapat tempat di tim utama Ruben Amorim.
Meski Amorim menyiapkan skema dua striker seperti era Sir Alex Ferguson yang membawa MU meraih kejayaan, namun skenario itu tampaknya tidak akan dipatenkan.
Terbukti, Hojlund tidak dimainkan saat MU beruji coba melawan Fiorentina yang berakhir imbang 1-1 di Old Trafford.
Amorim justru menempatkan gelandang Mason Mount sebagai 'false nine'. Saat disinggung soal strategi itu, pernyataan Amorim menunjukkan bila Hojlund memang tak masuk rancangan tim.
"Kami kesulitan tanpa striker yang bisa diandalkan. Tetapi kami sudah punya pemain baru. Jadi kita lihat saja," ucap Amorim seperti dikutip Sky Sports.
Pernyataan Amorim menjadi sinyal bila skenario duet lini depan Sesko-Hojlund kemungkinan besar tidak terwujud.
Meski siap fight untuk mendapatkan tempat di tim utama, namun pemain yang dibeli dengan harga mahal, yaitu 73 juta pounds pada 2023 ini sudah masuk daftar jual MU.
Dirinya masuk kelompok pemain yang siap dijual seperti halnya, Jadon Sancho, Alejandro Garnacho, Antony dan Tyrell Malacia.
Situasi Hojlund di Old Trafford yang kini dalam pantauan Milan. MU sendiri siap melepas penyerang tim nasional Denmark ini dengan harga 40 juta pounds. Harga eks striker Atalanta ini turun drastis karena performa dia di MU memang jeblok.
BACA JUGA:
Hanya saja, Milan memberi penawaran peminjaman Hojlund lebih dulu sebelum mempermanenkannya. Sebaliknya, MU meminta pembelian tanpa melalui peminjaman. Atau MU berharap Milan sudah merekrutnya secara permanen meski musim ini meminjam Hojlund lebih dulu.
Meski menyasar Hojlund, Milan juga berupaya menyelesaikan transfer Vlahovic. Namun Milan masih berharap Juve menurunkan harga penawaran untuk striker Serbia ini.