JAKARTA – Asisten pelatih utama nomor tunggal putra Marleve Mainaky resmi memutuskan mundur dari Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) PBSI Cipayung.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres), Eng Hian, dalam keterangan resmi pada Senin, 4 Agustus 2025, mengatakan bahwa Marleve memilih mundur karena alasan pribadi.
"Posisinya akan digantikan oleh Harry Hartono. PBSI mengucapkan terima kasih atas peran dan dedikasi Marleve selama mengabdi dan mendoakan kesuksesan di depan," kata Eng Hian dalam keterangan.
Marleve belum terlalu lama menduduki asisten pelatih di Pelatnas PBSI. Dia mengemban jabatan tersebut untuk menemani pelatih utama Mulyo Handoyo tahun lalu.
BACA JUGA:
Mulyo sebelumnya sudah meletakkan jabatannya pada awal April 2025. Posisi dari mantan pelatih Taufik Hidayat tersebut digantikan oleh Indra Wijaya.
Eng Hian mengatakan bahwa PBSI memilih Harry untuk menemani Indra karena bersangkutan sudah mempunyai kompetensi dan pengalaman menjadi asisten pelatih tunggal putra utama Pelatnas PBSI.
"Di samping itu, para atlet tentunya juga sudah familier dengan Harry. Saya berharap kolaborasi Indra dan Harry bisa membuahkan prestasi yang membanggakan Indonesia," katanya.
Tunggal putra Indonesia dalam kalender BWF World Tour tahun baru mengamankan satu gelar saja. Satu-satunya gelar yang dimaksud didapat oleh Alwi Farhan.
Juara dunia junior 2023 naik podium tertinggi di Macau Open 2025. Dia meraih gelar pertama di BWF World Tour setelah menghentikan Justin Hoh dari Malaysia.