JAKARTA – Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) secara resmi memperkenalkan Bayu Priawan Djokoseotono sebagai Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia untuk SEA Games 2025 di Thailand akhir tahun ini.
Ketua Umum Persatuan Olahraga Tarik Tambang Indonesia (POTTI) tersebut diperkenalkan bersama dua nama lainnya yang akan memimpin Indonesia untuk dua multievent berbeda pada Rabu, 16 Juli 2025.
"Ini kehormatan bagi saya sebagai ketua umum cabang olahraga dan CdM untuk SEA Games. Tentu kami akan koordinasi dengan NOC Indonesia untuk arahan-arahan dan perintah selanjutnya terkait multievent ini," ujar Bayu.
SEA Games Thailand 2025 akan digelar pada 7–19 Desember 2025 di tiga kota besar, yakni Bangkok, Chonburi, dan Sonkhla. Total ada 50 cabang olahraga yang dipertandingan.
Selain itu, ada juga tiga cabang olahraga ekshibisi ikut tampil dalam ajang dua tahunan tersebut. Ketiganya adalah flying disc, tug of war, dan air sport (paragliding dan paramotor).
BACA JUGA:
"Harapan kami bisa mengantar atlet kita dengan baik dan prestasi yang baik bisa didapatkan. Jadi, langkah pertama kami adalah koordinasi dengan Pak Ketum NOC Indonesia (Raja Sapta Oktohari) selanjutnya itu mengalir," kata Bayu.
Selain itu, NOC Indonesia juga memperkenalkan Komite Eksekutif NOC Indonesia, Endri Erawan, sebagai CdM Asian Youth Games 2025 di Manama, Bahrain, 22–31 Oktober 2025.
Tuan rumah mempertandingkan 24 cabang olahraga, termasuk di antaranya camel racing yang akan diikuti oleh 45 negara-negara di Asia.
Adapun anggota Komite Eksekutif NOC Indonesia, Akbar Nasution, menjadi CdM untuk ajang Islamic Solidarity Games (ISG) 2025 yang digelar di Riyadh, Arab Saudi 7–21 November 2025.
ISG 2025 akan mempertandingkan 19 cabang olahraga dan akan mempertemukan atlet-atlet dari 57 negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).
"Tugas ketiga CdM ini yang utama menjamin para atlet dan ofisial bisa melaksanakan tanggung jawab serta tugas dengan baik. NOC Indonesia ini sifatnya pelayanan, jadi berusaha melayani sebaik mungkin," ujar Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari.
Tim Indonesia meraih peringkat ke-15 dengan perolehan satu medali emas, dua medali perak, dan dua medali perunggu di Asian Youth Games sebelumnya di Nanjing pada 2013.
Adapun edisi Islamic Solidarity Games Konya 2021, Indonesia berhasil meraih 13 medali emas, 14 medali perak, dan 29 medali perunggu serta menduduki peringkat ketujuh pada tabel perolehan medali.
Kemudian, pada edisi SEA Games terakhir di Kamboja 2023, Tim Indonesia meraih peringkat tiga dengan total peraihan medali, 81 medali emas, 74 medali perak, dan 129 medali perunggu.