JAKARTA – Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mengonfirmasi Daniel Marthin mengalami cedera lutut. Tingkat keseriusan cedera itu baru akan diketahui beberapa hari ke depan.
Dokter Pelatnas PBSI, dr. Hasna HM, mengatakan bahwa cedera tersebut dialami Daniel karena ia mendarat tidak di posisi yang tepat setelah melakukan jumping smash.
"Dari hasil pemeriksaan awal, lutut kiri terlihat bengkak dan pada saat ditekuk terasa sangat sakit," ujar Hasna dalam keterangan yang diterima dari Humas PBSI.
Cedera tersebut dialami Daniel dalam pertandingan melawan pasangan asal Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, di laga terakhir penyisihan grup Piala Sudirman 2025.
BACA JUGA:
Hasna mengatakan bahwa Daniel telah menjalani pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI) untuk mendeteksi jenis cedera yang lebih spesifik.
"Satu hari setelah dilanda cedera, Daniel langsung kembali ke Jakarta untuk menjalankan MRI. Hasilnya akan diketahui dalam beberapa hari ke depan," ujar dia.
Indonesia menyelesaikan perjalanan di Piala Sudirman 2025 hanya sebagai semifinalis atau meleset dari target final yang diinginkan.
Jonatan Christie dan kawan-kawan kandas di semifinal setelah takluk 2-3 melawan Korea Selatan, tim yang kemudian kalah di final melawan tuan rumah dan unggulan pertama, China.
China berhasil mempertahankan gelar mereka sekaligus merebut gelar ke-14 dalam sejarah turnamen.