JAKARTA - Chelsea berhasil memutus tren buruk saat menghajar tim yang terancam degradasi Southampton 4-0 di pertandinga Premier League Inggris di Stadion Stamford Bridge, London, Rabu, 26 Februari 2025 dini hari WIB. Kemenangan yang membantu Chelsea mengeluarkan Manchester City dari zona Liga Champions.
Chelsea kembali ke empat besar setelah menghentikan rekor kekalahan dalam laga kandang. Keberhasila meraih tiga poin menjadikan Chelsea kembali ke jalur menang setelah menelan tiga kekalahan berturut-turut di berbagai kompetisi.
Ya, Chelsea dua kali dipermalukan Brighton and Hove Albion di Piala FA dan Liga Premier. Kekalahan 2-1 di Piala FA menjadikan The Blues tersingkir di ajang turnamen sepak bola tertua di muka bumi ini.
Terakhir, Chelsea juga tidak berkutik saat menyambangi markas Aston Villa. Meski sempat unggul lewat gol cepat Enzo Fernandez, namun Chelsea akhirnya harus mengakui keunggulan Villa setelah Marco Asensio mencetak brace.
Kekalahan itu rupanya tak mempengaruhi kepercayaan diri pasukan Enzo Mresca. Mereka langung bangkit dan menghabisi Soton saat bermain di kandang sendiri.
Kemenangan telak itu menjadikan Chelsea melesat ke empat besar setelah mengantungi poin 46. Unggul dua poin dengan Man City dan Newcastle United yang terpaksa turun peringkat. Bahkan Man City harus keluar dari zona Liga Champions.
Sementara, Soton hampir dipastikan turun ke Divisi Championship setelah untuk kali kedua secara berturut-turut menelan kekalahan dengan skor sama, 4-0. Sebelumnya saat bermain di kandang sendiri The Saint dihabisi Brighton and Hove Albion.
Kekalahan di Stamford Bridge menjadikan Soton kian terbenam di dasar klasemen. Dengan hanya memiliki sembilan poin, Aaron Ramsdale dkk sulit keluar dari zona degradasi dan butuh kerja keras bila ingin terhindar dari ancaman degradasi.
Di pertandingan itu, Chelsea sepenuhnya mendominasi. Mereka tak membiarkan lawan mengembangkan permainan. Hanya saja absennya striker Nicolas Jackson yang mengalami cedera membuat Chelsea kurang klinikal di depan gawang Soton.
Meski demikian, Chelsea mendapat peluang bagus saat sepakan Cole Palmer nyaris membobol gawang lawan bila tidak digagalkan Rasmdale. Palmer tampaknya sedikit frustrasi karena sudah tidak mencetak gol selama tujuh laga terakhir.
Setelah beberapa kali gagal, Chelsea akhirnya memecah kebuntuan saat pemain sayap Christopher Nkunku mencetak gol di menit 24. Berawal dari sepak pojok yang disongsong Nkunku dengan tendangan yang hanya membentur tiang gawang.
Namun bola bisa dikuasai bek Tosin Adarabioyo yang ikut naik menyerang dan memberikannya kepada Nkunku. Assist Adarabioyo pun dituntaskan secara maksimal oleh pemain tim nasional Perancis itu.
Unggul 1-0 menjadikan Chelsea kian agresif menekan pertahanan Soton. Mereka tak butuh waktu lama untuk memperbesar keunggulan setelah winger Portugal Pedro Neto membobol gawang tim tamu di menit 36. Kali ini, Nkunku yang memberi assist kepada rekannya untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Tak berhenti di situ, bek tengah Levi Colwill turut mencatatkan nama di papan skor menjelang babak pertama usai. Dirinya meneruskan tendangan bebas Neto di menit 44. Skor berubah 3-0 untuk Chelsea dan bertahan hingga turun minum.
BACA JUGA:
Di babak kedua, Chelsea tak menurunkan tempo permainan. Sebaliknya, Soton sudah tidak berdaya menghadapi lawan. Bahkan tuan rumah akhirnya memantapkan keunggulan setelah pemain belakang Marc Cucurella menyelesaikan umpan matang pemain berusia 19 Tyrique George di menit 78.
Chelsea pun unggul 4-0. Tidak ada tambahan gol dan skor ini bertahan hingga laga usai. "Reaksi seperti ini yang kami perlukan setelah hasil buruk," kata Colwill menanggapi kemenangan Chelsea.
"Kami berharap performa tim bisa lebih baik lagi an kita lihat saja bagaimana di laga berikutnya," ujar dia.