Bagikan:

JAKARTA - Galatasaray harus berusaha keras untuk membalikkan defisit tiga gol saat menjamu AZ Alkmaar dalam laga playoff Liga Europa pada Kamis 20 Februari. Kekalahan 1-4 pada leg pertama pekan lalu, membuat klub berjuluk Aslan kini harus menyerang frontal di kandang.

Pertandingan akan berlangsung di Istanbul, di mana Gala harus menentang sejarah untuk menyingkirkan AZ dan melaju ke babak 16 besar, menghadapi pemenang antara Manchester United atau Tottenham Hotspur.

Pada leg pertama di Alkmaar, Galatasaray sempat menyamakan kedudukan lewat gol Roland Sallai yang membalas tendangan bebas spektakuler Sven Mijnans. Namun, kartu merah Kaan Ayhan di babak kedua menjadi titik balik, di mana AZ Alkmaar berhasil mencetak dua gol tambahan, termasuk penalti dari Troy Parrott, dan mengakhiri laga dengan kemenangan 4-1.

Meski demikian, pelatih Galatasaray, Okan Buruk, masih menyimpan harapan untuk kebangkitan luar biasa, terutama karena Galatasaray memiliki catatan impresif di laga kandang Eropa.

Dalam enam dari tujuh pertandingan kandang terakhir di kompetisi Eropa, mereka berhasil mencetak tiga gol atau lebih. Bahkan, dalam lima laga kandang terakhir Liga Europa, mereka selalu mencetak minimal tiga gol.

Namun, masalah pertahanan bisa menjadi kendala bagi Galatasaray. Tim ini telah kebobolan setidaknya satu gol dalam 21 pertandingan kontinental terakhir mereka. Jika kebobolan lagi di laga ini, peluang untuk lolos ke babak 16 besar akan semakin tipis.

Sejarah juga tidak berpihak kepada Galatasaray. Dari 57 kasus sebelumnya di mana tim kalah dengan selisih tiga gol atau lebih di leg pertama babak gugur Liga Europa, hanya satu tim yang berhasil lolos: Valencia yang menyingkirkan Basel pada 2014 setelah menang 5-0 di leg kedua.

Galatasaray datang ke pertandingan ini setelah meraih kemenangan atas Caykur Rizespor pada Senin 17 Februari, menyusul insiden kontroversial saat pertandingan mereka melawan Adana Demirspor dihentikan akibat aksi walk-out tim lawan. Bintang mereka, Victor Osimhen, mencetak dua gol dalam kemenangan atas Rizespor dan siap kembali setelah absen di leg pertama karena sanksi UEFA.

Di sisi lain, AZ Alkmaar dalam posisi nyaman setelah kemenangan besar di leg pertama. Mereka juga memiliki keuntungan waktu istirahat lebih lama, karena tidak bertanding di Eredivisie pada akhir pekan.

Secara defensif, AZ cukup solid di liga domestik, hanya kalah dari Ajax dalam jumlah kebobolan. Namun, di kompetisi Eropa, mereka sempat tertinggal 0-3 saat menghadapi Ferencvaros sebelum akhirnya menang 4-3. Dengan total 20 gol, Galatasaray adalah tim dengan jumlah gol terbanyak di Liga Europa musim ini, sementara AZ berada di posisi ketiga dengan hanya terpaut tiga gol.

Dengan empat kemenangan beruntun, termasuk kemenangan di perempat final KNVB Beker dan dua kemenangan di Eredivisie atas Willem II serta PEC Zwolle, AZ akan tiba di Istanbul dengan penuh percaya diri untuk menyingkirkan salah satu favorit kompetisi.

Galatasaray akan diperkuat kembali oleh Davinson Sanchez, Lucas Torreira, dan Victor Osimhen yang telah menyelesaikan larangan bermain. Namun, mereka harus bermain tanpa Alvaro Morata (cedera hamstring) dan Mauro Icardi (cedera ACL). Yunus Akgun dan Ismail Jakobs juga masih absen karena cedera otot, sementara Kaan Ayhan diskors setelah kartu merah di leg pertama.

Bek sayap baru Przemyslaw Frankowski dan gelandang Mario Lemina telah tampil dalam kemenangan atas Rizespor, tetapi keduanya tidak masuk dalam daftar skuad Liga Europa terbaru Galatasaray.

Sementara itu, AZ Alkmaar masih kehilangan Ruben van Bommel, Sem Westerveld, dan Ibrahim Sadiq karena cedera, tetapi Kristijan Belic kembali setelah menjalani skorsing. Belic akan bersaing dengan Kees Smit dan Jordy Clasie untuk posisi gelandang tengah bersama Peer Koopmeiners.

Di lini depan, Sven Mijnans akan mendukung Troy Parrott, yang telah mencetak 17 gol di semua kompetisi musim ini, termasuk tiga gol dalam tiga pertandingan terakhir di Liga Europa.

Perkiraan Susunan Pemain

Galatasaray (4-2-3-1):

Muslera; Jelert, Sanchez, Bardakci, Kutlu; Torreira, Sara; Sallai, Mertens, Yilmaz; Osimhen.

AZ Alkmaar (4-2-3-1):

Owusu-Oduro; Kasius, Goes, Penetra, Wolfe; Clasie, Koopmeiners; Poku, Mijnans, Lahdo; Parrott.