JAKARTA - Real Madrid masih belum melupakan hasil seri 3-3 melawan Rayo Vallecano di La Liga pada Minggu, 15 Desember 2024, dini hari WIB.
Los Blancos mengklaim bahwa pertandingan tersebut seharusnya bisa mereka menangi. Mereka menunjuk wasit sebagai biang keladi kegagalan meraih tiga poin.
Setelah pertandingan, Los Blancos mengunggah laporan pertandingan dengan judul "Wasit Kontroversial Menolak Kemenangan Madrid" di media sosial dan di situs klub.
Mereka menyerang keputusan wasit Juan Martinez Munuera yang tidak memberikan penalti atas pelanggaran Mumin terhadap Vinicius Junior di babak kedua.
"Pada menit ke-75 terjadilah permainan paling kontroversial dalam pertandingan tersebut. Vini Junior jelas dijatuhkan di dalam area penalti oleh Mumin, tetapi Martinez Munuera tidak memberikan penalti, juga tidak ada peringatan dari (Pablo) Gonzalez Fuertes, wasit VAR," tulis laporan Real Madrid.
BACA JUGA:
Real Madrid tertinggal 0-2 dari tuan rumah melalui gol sundulan Unai Lopez (4') dan Abdul Mumin (36'), sebelum Federico Valverde (39') dan Jude Bellingham (45') menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Rodrygo membawa tim tamu unggul di babak kedua pada menit ke-56. Namun, Isi Palazon menyamakan kedudukan untuk Rayo Vallecano delapan menit kemudian.
Los Blancos pun harus puas dengan hasil imbang yang membuat mereka gagal mengudeta puncak klasemen dari Barcelona.
Saat ini anak asuh Carlo Ancelotti ada di peringkat ketiga dengan selisih satu poin dari Blaugrana dan Atletico Madrid.
Sementara itu, bukan kali ini saja Real Madrid mengkritik kepemimpinan wasit. Mereka telah sering mengkritik kinerja wasit musim ini, dengan secara rutin menyiarkan video di saluran TV klub, Real Madrid TV, yang menyoroti kesalahan wasit.
"Melihat tayangan ulang, penalti tersebut tampak sangat jelas bagi saya. Ada hasil imbang."
"Hasil imbang dengan Mallorca dan Las Palmas (pada Agustus 2024) sama sekali berbeda dengan hasil imbang ini (melawan Rayo Vallecano. Kami berada di jalur yang benar."
"Hasil imbang Mallorca dan Las Palmas membuat saya gugup, tetapi hasil imbang ini tidak. Saya pikir akan sangat sulit bagi kami untuk menemukan keseimbangan dan sikap (musim ini), tetapi kami telah menemukannya."
"Kami memiliki sikap yang sama seperti tahun lalu, komitmen yang sama, kualitas yang sama," kata pelatih Carlo Ancelotti.
Berikutnya, Real Madrid akan beraksi lagi pada Kamis, 19 Desember 2024, melawan Pachuca (Meksiko) di final Piala Interkontinental 2024.
Sejumlah nama yang sebelumnya absen pun dibawa Ancelotti ke Doha, Qatar. Pelatih asal Italia itu sengaja memberi menit bermain minim untuk Vinicius dan Eduardo Camavinga agar bugar saat melawan Pachuca.
Bahkan, Kylian Mbappe yang absen melawan Rayo karena cedera juga dimasukkan dalam skuad berisi 24 pemain.
Real Madrid hanya tidak diperkuat nama-nama yang masih harus di ruang perawatan, seperti Ferland Mendy, Eder Militao, David Alaba, dan Dani Carvajal.
"Rodrygo kembali saat melawan Rayo. (Eduardo) Camavinga juga kembali. (David) Alaba akan kembali. Saya memulai tahun 2025 dengan penuh semangat. Kami berjuang untuk segalanya."
"(Vinicius) tidak bermain sebagai starter karena dia tidak bermain 90 menit sejak cederanya."
"Kami lebih suka dia bermain di babak kedua, yang mungkin tidak terlalu intens. Ia bermain dengan baik," ujar Ancelotti.