Bagikan:

JAKARTA - Olivia Rodrigo kembali bersiap mengaduk emosi penggemar melalui pengumuman album studio ketiganya yang bertajuk “You Seem Pretty Sad for a Girl So in Love”.

Berbeda dengan dua album sebelumnya, “Sour” (2021) dan “Guts” (2023) yang kental dengan nuansa kemarahan remaja dan patah hati, album baru yang dijadwalkan rilis pada 12 Juni ini akan mengeksplorasi kompleksitas yang ia sebut sebagai "hubungan perempuan dewasa".

“Saya pikir tantangan bagi saya adalah menulis lagu tentang cinta romantis secara positif. Ketika saya mulai menulis album ini, saya benar-benar sedang jatuh cinta—semacam hubungan 'perempuan dewasa' pertama saya,” kata Rodrigo dalam wawancara terbaru dengan Audacy Check In.

Mengenai tantangan terbesarnya dalam proses kreatif, Rodrigo mengakui bahwa menulis tentang kebahagiaan jauh lebih sulit daripada menuangkan rasa sakit akibat perpisahan ke dalam lirik lagu.

Menurutnya, album ketiga yang akan datang adalah upayanya untuk memotret cinta dari sudut pandang yang lebih luas, termasuk sisi-sisi rentan yang sering kali diabaikan.

“Menulis lagu tentang kebahagiaan jauh lebih sulit daripada lagu tentang patah hati. Ini adalah tantangan bagi diri saya sendiri untuk membuat lagu cinta yang juga berbicara tentang perasaan negatif dalam hubungan, seperti kerinduan, kecemburuan, dan rasa kehilangan saat pasangan sedang tidak berada di dekat kita,” tambahnya.

Solois yang punya darah Filipina itu menekankan, jatuh cinta tidak secara otomatis menghapus rasa tidak aman dalam diri seseorang. Baginya, lagu cinta terbaik justru lahir dari perpaduan antara keindahan dan ketakutan akan kehilangan.

“Saya menyadari semua lagu cinta romantis favorit saya menjadi indah karena ada sedikit rasa takut atau kerinduan di dalamnya. Saya merasakan hal yang sama tentang jatuh cinta; saat saya berada dalam hubungan yang luar biasa, saya pikir saya akan mulai merasa baik tentang diri saya sendiri dan semuanya akan berjalan mulus. Namun, kenyatannya tidak bekerja seperti itu,” tuturnya.

Dengan rekam jejak dua album sebelumnya yang berhasil memuncaki tangga lagu Billboard 200, ekspektasi terhadap album “You Seem Pretty Sad for a Girl So in Love” sangatlah tinggi. Penggemar menantikan bagaimana Olivia Rodrigo mentransformasi perasaan "cemburu" dan "kerinduan" menjadi sebuah narasi musik yang jujur dan relevan dengan pendengar generasinya.