JAKARTA - Musisi asal Inggris sekaligus eks vokalis The Smiths, Morrissey, kembali menuai sorotan tajam setelah membatalkan pertunjukan langsung kelimanya di tahun 2026.
Kali ini, giliran para penggemar di Florida yang harus menelan kekecewaan setelah konser yang dijadwalkan berlangsung di Mahaffey Theater pada 20 Januari resmi dibatalkan.
Pembatalan ini terasa kian menyakitkan lantaran jadwal tersebut merupakan tanggal penjadwalan ulang setelah Morrissey sebelumnya membatalkan kunjungan ke lokasi yang sama pada Mei 2025.
Melalui diskusi di platform Reddit, sejumlah penggemar mengonfirmasi telah menerima surel dari pihak penyelenggara yang menyebutkan "penyakit artis" sebagai alasan utama pembatalan mendadak ini.
Pihak Ticketmaster melalui laman resminya juga telah memberikan pengumuman terkait pengembalian dana.
"Sayangnya, penyelenggara acara terpaksa membatalkan acara anda. Anda tidak perlu melakukan apa pun. Kami akan memberikan pengembalian dana ke metode pembayaran asli yang digunakan pada saat pembelian, segera setelah dana diterima dari penyelenggara acara,” bunyi pengumuman Ticketmaster, dikutip NME, Rabu, 21 Januari.
Aksi bongkar pasang jadwal ini sebenarnya bukan barang baru bagi musisi yang dikenal eksentrik itu. Rekam jejak Morrissey dalam membatalkan konser telah menjadi "hantu" bagi para promotor dan penggemar selama lebih dari satu dekade.
BACA JUGA:
Morrissey tercatat telah membatalkan atau menunda lebih dari 200 pertunjukan sejak tahun 2012. Angka fantastis ini mempertegas reputasinya sebagai salah satu artis yang paling tidak bisa diprediksi dalam sejarah industri musik modern.
Sepanjang tur Amerika Serikat di awal tahun 2026 yang dimulai di San Antonio, Morrissey telah berulang kali mengecewakan penggemarnya. Ia sebelumnya telah membatalkan penampilan di San Diego, St. Louis, dan Atlanta.
Khusus untuk konser di Atlanta, alasan yang diberikan juga serupa, yakni masalah kesehatan sang artis. Sementara itu, satu jadwal di California terpaksa ditunda lantaran ia mengalami "reaksi buruk terhadap obat".
Ironisnya, pembatalan maraton ini terjadi di tengah promosi album terbarunya yang bertajuk “Make-Up Is A Lie”. Album yang dijadwalkan rilis pada 6 Maret mendatang, menandai kembalinya Morrissey setelah enam tahun absen sejak album “I Am Not A Dog On A Chain” (2020).
Dengan sisa jadwal tur yang masih menggantung, publik kembali bertanya-tanya apakah pertunjukan di Hollywood pada Kamis, 22 Januari, dan konser di London pada Februari mendatang benar-benar akan terlaksana atau kembali menambah daftar panjang pembatalan.