JAKARTA - Puspa Indah, finalis ajang Liga Dangdut (LIDA) Indosiar 2020, memperkenalkan single baru bertajuk 'Madah Dan Kerenah'. Ini merupakan karya remake dari tembang lawas ciptaan seniman musik legendaris M.Nasir dan S.Amin Shahab.
Kesempatan membawakan lagu dari komposer kenamaan dari Negeri Jiran menjadi sebuah kehormatan bagi Puspa Indah.
M.Nasir selama ini namanya dikenal sebagai hits maker legendaris. Karya lagu-lagunya sudah tak asing di publik musik Malaysia dan Indonesia. Ia telah banyak melahirkan karya lagu terbaik dan populer sepanjang masa, diantaranya: 'Isabella' dan 'Tiara'. Begitu juga dengan S.Amin Shahab yang lagu ciptaanya juga masterpiece, di antaranya: 'Suci Dalam Debu' dan 'Di Pintu Mahligai'.
Kedua nama maestro di bidang musik industri ini sudah tak asing di tanah air, bahkan di negara Asia. Lagu 'Madah Dan Kerenah' hasil ciptaan mereka berdua ini juga pernah dipopulerkan oleh penyanyi Ramlah Ram di negara Malaysia tahun 1993.
"Syukur Alhamdulillah remake single 'Madah Dan Kerenah' versi aku ini dirilis di label musik internasional Luncai Emas di negara Malaysia. Sedangkan di Indonesia dirilis Label Dua Suara Media. Aku sangat bangga diberi kepercayaan untuk membawakan lagu ini dari Luncai Emas, apalagi karya lagu ciptaan dari dua seniman legendaris M.Nasir dan S.Amin Shahab," papar Puspa Indah di Dua Suara Media di kawasan BSD City.
Lagu 'Madah Dan Kerenah' berkisah tentang sebuah pentingnya kesabaran, ketulusan, dan kepercayaan dalam menghadapi tantangan dan kesulitan dalam hubungan. Lagu ini mengajarkan kita untuk tidak menyerah dan terus berjuang demi cinta dan kebahagiaan bersama, serta untuk selalu bersyukur dan menghargai apa yang kita miliki.
Lagu ini juga mengandung pesan moral yang ingin disampaikan. Yaitu menekankan pentingnya komunikasi dan kesabaran dalam membangun sebuah hubungan yang kuat dan langgeng sepanjang masa.
Dalam proses penggarapan remake single 'Madah Dan Kerenah, solois Puspa Indah punya cerita menarik dalam menjiwai lagu yang pernah hits di Malaysia.
BACA JUGA:
"Awalnya agak susah dalam memahami bait-bait liriknya satu persatu, tapi seiring berjalannya waktu bisa dipahami dan dinyanyikan dengan nyaman," ungkap alumni SMA 1 Kota Pariaman dan kuliah di jurusan Ilmu Hukum di Kampus Universitas Bung Hatta Padang, Sumatra Barat itu.
Produksi rekaman remake single ini, Puspa Indah dibantu Hardo Maret, Ibel Santano, Iwan Romeo dan Rozac Tanjung.
Dalam menyanyikan lagu bergenre pop melayu ini, Puspa Indah dengan mudah melewati fase-fase tingkat kesulitan cengkok melayu. Mengingat secara kualitas suara dan teknik vokal, ia punya range vokal yang unik dan sebelumnya menguasai cengkok genre musik dangdut.
Untuk video klip remake single 'Madah dan Kerenah', syuting video klip (music video) berlokasi di kota Padang, Sumatra Barat. Tepatnya di dermaga perairan Bungus. Dengan konsep out door alami di pinggir pantai, video maker dari rumah produksi Limbago Team sukses menghasilkan visual secara natural yang sinematik.
"Dengan dirilisnya kembali lagu 'Madah dan Kerenah' oleh Puspa Indah di Malaysia dan Indonesia, semoga lagu ini akan kembali hits dan berjaya di masa kini," ucap Datuk M.Nasir selaku founder dan owner Luncai Emas.
Hal senada juga disampaikan Sandy Monteiro selaku President Director Dua Suara Media. Menurutnya, dengan peluncuran remake single 'Madah Dan Kerenah' versi Puspa Indah, nantinya akan menjadi sesuatu di industri musik Malaysia dan Indonesia. Konten musik ini dirilis di all platform digital termasuk music video di YouTube pada 28 November 2025.