Bagikan:

JAKARTA - Addie MS akan memimpin pertunjukan bertajuk "Twilite Chorus 30th Anniversary Concert" yang akan digelar di Aula Simfonia Jakarta pada 8 November mendatang.

Dalam pertunjukan ini, Twilite Orchestra akan bersanding dengan Perbanas Institute Choir, PSM IPB Agria Swara, PSM Universitas Mercu Buana, serta solois Antea Putri Turk.

Dalam banyak pertunjukan bersama Twilite, Addie memang jarang mengikutsertakan penyanyi pop yang dikenal masyarakat luas. Alasan utamanya adalah biaya besar yang harus dikeluarkan.

Konduktor 65 tahun itu mengatakan, konser musik simfoni sendiri memerlukan dana yang besar. Kehadiran penyanyi bintang tentunya akan membebani pembiayaan.

“Kita suka takut (mengajak penyanyi terkenal),” kata Addie saat ditemui di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 1 Oktober.

“Kadang-kadang ada artis yg idealis, bilang ‘Saya enggak usah mikir itu (bayaran).’ Yaudah. Pokoknya kita berusaha enggak merepotkan mereka,” tambahnya. “Kalau misalkan mereka mau ya kita kasih tahu keadaannya seperti ini.”

Di samping itu, Addie memang menujukan "Twilite Chorus 30th Anniversary Concert" sebagai konser musik simfoni. Ia tidak ingin keberadaan orkestra justru sebatas pengiring.

“Kita tidak ingin tergantung. Jadi jangan orang datang ke Twilite Orchestra pengin nonton (penyanyi) bintangnya, terus kita jadi pengiring,” ujar suami dari Memes itu.

“Konsepnya bukan itu. Kita ingin menampilkan musik simfoni. Bahwa kadang-kadang orkestra itu instrumental, kadang-kadang paduan suara, kadang-kadang ada penyanyi sopran atau tenor atau opera,” lanjutnya.

“Dulu sering kita datangkan dari Australia, penyanyi dari Sydney Opera House. Jadi ya enggak tergantung pada keterkenalan. Buat kita, keterkenalan itu nomor dua,” tandas Addie MS.