Bagikan:

JAKARTA - Bassis sekaligus vokalis Kiss, Gene Simmons, membagikan kenangannya tentang Ozzy Osbourne, vokalis Black Sabbath yang meninggal pada Juli lalu di usia 76 tahun.

Meski Ozzy telah menjadi salah satu bintang rock terbesar, kata Simmons, penyanyi dengan julukan Pangeran Kegelapan itu tetaplah sosok yang rendah hati dan tidak berubah.

Simmons mengenang bagaimana Ozzy, yang ia sebut sebagai manusia unik, raksasa, selalu memperlakukan semua orang dengan cara yang sama.

“Tidak peduli apa pun yang orang katakan, dia selalu menjadi Ozzy dan memperlakukan Anda serta tetangga sebelah dengan sama persis,” kata Simmons saat wawancara terbaru di podcast Fail Better yang dipandu oleh David Duchovny.

Simmons yang sudah mengenal Ozzy selama puluhan tahun mengaku banyak belajar dari sifat sederhana sang legenda.

“Ini adalah pelajaran bagus bagi orang-orang idiot seperti saya yang terkadang, jujur saja, merasa tinggi diri dan berkata, 'Wah, saya Gene Simmons,'” tambahnya. “Dan jika Anda bertemu Ozzy, Anda tahu, Anda akan bersikap sebaik mungkin. Anda berusaha, karena ini adalah hal besar.”

Simmons juga terkesan dengan kontras antara karakter panggung Ozzy dan kepribadian aslinya. Meskipun di atas panggung ia dikenal sebagai Pangeran Kegelapan dengan penampilan yang penuh energi, Ozzy yang sesungguhnya adalah sosok yang ramah.

“Tetapi anehnya, Ozzy yang asli seharusnya menjadi Pangeran Kegelapan, namun di pertunjukan, dia meniupkan ciuman kepada para penggemar dan berkata, 'Aku mencintaimu.' Jika Anda adalah Pangeran Kegelapan, itu adalah kebalikannya. Itu semacam orang baik. Dia adalah seorang raksasa,” tutur Simmons.

Sebagai informasi, Ozzy Osbourne meninggal dunia 17 hari setelah tampil untuk terakhir kalinya bersama Black Sabbath di acara 'Back To The Beginning' di Birmingham.

Sertifikat kematiannya mengonfirmasi penyebab kematiannya adalah serangan jantung, dengan catatan bahwa ia juga menderita penyakit jantung koroner dan Parkinson.