Bagikan:

JAKARTA - Perseteruan kembali terjadi di antara personel The Police—yang secara de facto telah bubar—namun kali ini permasalahan berada pada tahap berbeda. Sting (vokal, bass) digugat oleh dua personel lain, Andy Summers (gitar) dan Stewart Copeland (drum), atas kasus royalti.

Gugatan tersebut muncul setelah bertahun-tahun sengketa hukum terjadi di antara personel, di mana Sting saat ini sedang digugat ke pengadilan atas ganti rugi yang "substansial".

"Para pengacara telah berulang kali mencoba mencapai penyelesaian di luar pengadilan tetapi menemui jalan buntu," kata seorang sumber, dikutip The Sun, Selasa, 26 Agustus.

"Andy dan Stewart memutuskan tidak ada alternatif selain pengadilan, jadi mereka menekan tombol tersebut. Mereka mengatakan mereka berutang jutaan royalti yang hilang,” lanjutnya.

Adapun, kasus hukum ini disebut telah didaftarkan di Pengadilan Tinggi London dan di bawah “kontrak dan pengaturan komersial umum". Sting menjadi tergugat bersama perusahaannya, Magnetic Publishing Limited.

Adapun, The Police dibentuk pada tahun 1977 dan merilis album debut “Outlandos d’Amour” setahun kemudian.

Setelah merilis lima album studio, The Police bubar pada pertengahan tahun 1980-an, dengan Sting melanjutkan karier solonya yang meraih sukses besar.

Lagu hit klasik mereka, "Every Breath You Take", merupakan single terlaris pada tahun 1983 dan kelima terlaris dalam dekade tersebut. Sting disebut sebagai satu-satunya penulis lagu di lagu itu—dengan laporan pendapatan royalti sebesar 550.000 poundsterling (Rp12 miliar) per tahun hanya dari lagu itu.

Seorang juru bicara Sting membantah gugatan hukum terkait dengan "Every Breath You Take", namun mereka tidak menjelaskan lebih lanjut tentang kasus tersebut.