JAKARTA - Bruce Dickinson punya prinsip yang teguh soal pertunjukan musik live. Ia mengaku lebih baik pensiun manggung ketimbang harus dibantu oleh backing track.
Setengah abad sudah Bruce dkk meninggalkan jejak di industri musik. Namun di tahun 2025 mereka masih aktif bermusik dan bahkan melakoni tur Run for Your Lives di UK dan Eropa.
Bruce Dickinson ingin memberikan energi penuh di panggung. Penggunaan backing track yang lazim digunakan untuk menambah megah aransemen menurutnya adalah hal yang mencederai live performance.
Dalam wawancara dengan Classic Rock, sang frontman merasa pensiun manggung terasa lebih bijak ketimbang bergantung pada backing track. Ia menyebut tak ingin bandnya berubah menjadi Disneyland Maiden karena terlalu megah dan manja.
"Gagasan bahwa Anda dapat mengubahnya menjadi Disneyland Maiden dengan menggunakan trek pendukung, beberapa trik... tidak!" katanya. "Maiden harus seratus persen nyata - dan sangat ganas!" tegas Bruce Dickinson mengutip NME, 17 maret.
"Baru-baru ini, seorang penggemar berat berkata kepada saya, ‘Senang sekali melihat Maiden masih melakukannya,’” lanjutnya. “Saya berkata, ‘Ya, dan kami melakukannya dengan sungguh-sungguh!’ Tidak ada yang perlu diubah. Orang ini berkata, ‘Banyak band sekarang menggunakan trek pendukung…’ Saya berkata: ‘Tidak! Tidak, tidak!” tandasnya.
BACA JUGA:
Pertunjukan live merupakan ritual pertukaran energi antara musisi dengan penikmatnya. Hal itu pun telah membentuk identitas Iron Maiden sebagai salah satu penampil paling disegani saat ini.
“[Jika kami menggunakan backing track,] itu adalah hari di mana saya berhenti,” tambahnya. “Atau hari di mana kami berhenti. Jika itu tidak organik, itu bukan Maiden,” pungkas Bruce.