Bagikan:

JAKARTA - Gracie Abrams kembali memberikan kabar kurang baik untuk penggemarnya. Penyanyi-penulis lagu 25 tahun itu harus membatalkan dua pertunjukan di Inggris untuk The Secret of Us Tour.

Melalui Instagram Story, pelantun “I Know It Won’t Work” itu mengunggah surat dengan tulisan tangan yang mengabarkan ia harus membatalkan pertunjukan di Nottingham dan Leeds, yang dijadwalkan untuk 3 dan 4 Maret waktu setempat.

"Saya tidak suka harus menulis ini lagi secepat ini," tulis Abrams, membuka surat mengenai pembatalan pertunjukan.

Abrams menyebut penyakit yang dideritanya dalam beberapa hari terakhir membuatnya tidak dapat tampil di atas panggung.

"Sayangnya, saya masih berjuang melawan penyakit ini dan telah disarankan bahwa saya tidak dapat tampil selama dua malam ke depan. Saya tidak dapat mengungkapkan betapa hancurnya hati saya,” tambah Abrams.

Abrams tidak menjelaskan detail penyakit yang diderita, namun penyakit yang sama juga telah membuat pembatalan di Brussels, Belgia pada 28 Februari juga dibatalkan.

Saat itu, Abrams mengabarkan bahwa ia telah berjuang melawan sesuatu yang parah selama seminggu terakhir. Meskipun telah melakukan segala daya untuk mengatasinya, penyakitnya telah sampai pada titik di mana semua saran medis yang diterima mengatakan bahwa ia tidak dapat tampil dan perlu istirahat.

"Tur ini adalah sesuatu yang telah saya impikan sejak album ini dirilis, dan pertunjukan yang telah kami mainkan sejauh ini sangat berarti bagi saya,” kata Abrams.

“Begitu kami mendengar detail konkret tentang kedua pertunjukan ini di kota Anda, kami akan segera menghubungi Anda. Ketahuilah bahwa saya akan melakukan apa saja untuk dapat bersama Anda. Terima kasih atas pengertiannya. Saya mengirimkan semua cinta dan penyesalan terdalam saya."

Sejauh ini, Abrams telah membatalkan tiga pertunjukan untuk The Secret of Us Tour. Ia terakhir kali tampil di hadapan penggemar di Paris, Perancis pada 27 Februari.

Untuk pertunjukan lain yang akan datang, Abrams dijadwalkan tampil di London (6 Maret), Manchester (7 Maret), Cardiff (8 Maret), Dublin (10 Maret), dan Glasgow (12 Maret).

Selanjutnya, tur akan berlanjut ke Asia dan Australia pada April-Mei, kemudian kembali lagi ke Eropa dan Amerika Utara.