JAKARTA - Menyerap inspirasi dari berbagai jenis musik, Samuel Vouga perkenalkan projectnya dengan moniker vouga. Ia adalah seorang penyanyi, pencipta lagu, dan produser asal Swiss yang menghabiskan sebagian besar hidupnya berpindah negara.
Single perdana vouga bertajuk “Drifting Away” telah dirilis dengan nuansa synth-pop/rock dan sentuhan musik elektronik modern ala Prancis. Tak heran, keberagaman itu datang dari kekagumannya pada sosok musisi ikonis, Prince.
“Kini saya hanya menciptakan lagu yang ingin saya dengar, dan ternyata itu melibatkan banyak synth. Kecintaan saya terhadap synth datang dari mendengarkan banyak lagu Prince,” terang vouga dalam siaran tertulis, 9 Februari.
“Tentu saja, saya juga dipengaruhi oleh apa yang terjadi di sekitar saya dan, oleh karena itu, saya jadi suka musik dance dan elektronik yang juga berdampak besar terhadap musik yang saya ciptakan.”
BACA JUGA:
Proses penulisan lagu “Drifting Away” dimulai di akhir 2020, saat pandemi melanda secara global. vouga menjelaskan bahwa lagu ini diciptakan secara natural dan spontan, tanpa memusingkan hasil akhirnya. Dengan demikian, aransemen musiknya bisa benar-benar mencerminkan apa yang ada di dalam dirinya pada saat itu.
Sementara itu, dalam konteks lirik, lagu ini memuat metafora untuk menggambarkan perasaan tak berdaya dan tanpa tujuan yang pernah dialami olehnya.
vouga sendiri bisa dianggap sebagai sebuah one-man band, setidaknya di dalam studio. Ia menulis dan mengembangkan semua lagunya sendiri, sesuatu yang ia akui perlu dilakukan untuk membuatnya tetap waras.
Jika semua berjalan lancar, vouga akan tampil lebih sering dan merilis lebih banyak lagu.
“Saya sudah punya banyak lagu. Saya merasa bahwa merupakan tugas saya untuk merilisnya dan merawatnya agar dapat menjangkau orang-orang yang membutuhkannya,” terangnya.