JAKARTA - Kejadian tak terduga mewarnai penampilan Kendrick Lamar di Halftime Show 2025. Salah satu penari latar sang rapper dicekal petugas usai mengibarkan bendera Palestina di panggung.
Hal itu terjadi saat Kendrick membawakan lagu terakhirnya di Superdome pada 9 Februari malam. Di tengah lagu tv off, tiba-tiba seorang pria dari barisan penari mengibarkan bendera Palestina dan Sudan.
Bendera itu bertuliskan 'Sudan' dan 'Gaza' yang dimaknai sebagai bentuk dukungan untuk kedua negara yang tengah ditindas tersebut. Petugas bergegas mengamankan pria tersebut dan dibawa ke luar venue.
Perwakilan NFL mengatakan insiden ini sama sekali tak diketahui maupun direncanakan oleh tim produksi. Sang pria diduga merupakan penyusup, meski belum dapat dipastikan kebenarannya.
"Kami memuji keamanan karena dengan cepat menahan orang yang memajang bendera tersebut. Ia adalah bagian dari 400 pemeran utama. Orang tersebut menyembunyikan barang tersebut di tangannya dan memperlihatkannya di akhir pertunjukan. Tidak seorang pun yang terlibat dalam produksi menyadari niat orang tersebut,” ujar sumber tersebut mengutip NBC, 10 Februari.
BACA JUGA:
Pihak Apple Music yang mendukung Kendrick Lamar di acara ini belum dapat memberi keterangan apapun. Sementara netizen memuji sikap heroik yang sayangnya tak terekam di televisi tersebut. Namun videonya tersebar luas di dunia maya.
"Kendrick seharusnya mengajaknya berdiri berdampingan. Untuk membela apa yang benar," kata salah satu pengguna X. "Sayang sekali kita tak bisa melihatnya di televisi," sahut lainnya.
Kendrick Lamar sendiri berhasil menjadi buah bibir setelah penampilannya yang historis di Super Bowl LIX. Ia jadi artis hip hop tunggal pertama yang dipercaya tampil di acara tersebut.
A man performing during the Kendrick Lamar halftime concert at #SuperBowl LIX unfurled a Palestinian flag and was chased off stage and finally tackled and removed by security. #SBLIX #Palestine pic.twitter.com/sU8jl1eyE3
— Diya TV (@DiyaTV) February 10, 2025