Tony Vialy Ungkap Pesan Galang Rambu Anarki Sebelum Meninggal
BunGa dengan formasi terbaru (dok. Istimewa)

Bagikan:

JAKARTA - Tony Vialy jadi satu-satunya personel awal yang masih bertahan di BunGa hingga saat ini. Baru-baru ini, dia baru saja merilis ulang lagu Kasih Jangan Kau Pergi dengan personel-personel baru.

Bukan tanpa alasan jika Tony masih berusaha membuat nama BunGa tetap eksis sebagai sebuah band. Pasalnya, ia melihat band ini sebagai sebuah titipan.

Tony menceritakan bagaimana mendiang Galang Rambu Anarki menitipkan BunGa sebelum meninggal dunia.

"Karena ini kan titipan. Almarhum Galang sempat bilang, 'Ton lo pegang ya ini band’. Waktu itu gua mikir ah apa sih, itu malam-malam, ternyata tiga hari kemudian almarhum meninggal," kata Tony di Senayan, Jakarta Selatan pekan lalu.

"Ya karena merasa ada titipan itu, saya harus jalan sendiri, dan dibantu teman-teman ini," lanjutnya.

Tony juga menyebut formasi saat ini adalah formasi terbaru BunGa, karena personel lama punya kesibukannya masing-masing.

"Saya tinggal satu-satunya personel. Ya ini lah formasi terakhir BunGa. Kenapa temen-teman baru karena memang ada kesibukan lain dari temen-teman lama. Jadi saya harus ambil ini untuk menjalani," jelas Tony Vially.

Bukan tanpa alasan juga ketika huruf ‘G’ dalam nama band dibuat menjadi huruf kapital. Itu menandakan penghormatan bagi Galang Rambu Anarki.

"Saya menyadari disitu ada G, dan itu saya bikin gede, dan itu menunjukan inisialnya G itu Galang, jadi seperti itulah," pungaks Tony Vialy.

Sebagai informasi, personel BunGa saat ini terdiri dari Tony Vialy (vokal), Owin (gitar), Pepe (gitar), Ogie (bass), dan Michael (drum).