Bagikan:

JAKARTA – Produsen rem Brembo, resmi memperkenalkan terobosan teknologi cakram karbon-keramik (carbon-ceramic) yang diadaptasi langsung dari teknologi hypercar untuk dunia roda dua. Komponen revolusioner ini memulai debutnya pada model ultra-eksklusif terbaru, Ducati Superleggera V4 Centenario.

Inovasi bertajuk Brembo Hyction ini menandai pertama kalinya teknologi karbon-keramik kelas atas dirancang ulang secara total khusus untuk sepeda motor jalan raya, bukan sekadar modifikasi dari sistem mobil. Fokus utama dari pengembangan ini adalah reduksi bobot ekstrem dan peningkatan efisiensi termal.

Melansir Riderapart, Rabu, 1 April, data teknis menunjukkan bahwa setiap cakram berdiameter 340 mm ini hanya berbobot 1,375 kilogram. Jika dibandingkan dengan cakram berbahan baja konvensional, Brembo berhasil memangkas bobot hampir 1 kilogram per cakram, atau total reduksi sekitar 2 pon pada roda depan saja.

Pihak Brembo menyatakan bahwa keunggulan utama teknologi ini bukan hanya pada daya henti, melainkan pada penurunan inersia sebesar 40 persen.

"Angka ini secara signifikan mengubah dinamika berkendara. Dengan massa rotasi yang lebih ringan, motor menjadi lebih tajam saat memasuki tikungan (turn-in) dan memberikan respons sasis yang lebih stabil saat transisi kecepatan tinggi," tulis pernyataan resmi perusahaan.

Secara spesifikasi, cakram Hyction memiliki ketebalan 8 mm dengan 132 lubang ventilasi untuk membuang panas ekstrem. Komponen ini dipadukan dengan kaliper GP4-HY, unit radial monoblock yang dipahat dari satu blok aluminium tunggal. Kaliper ini dilengkapi piston berukuran 30 mm dan 34 mm, serta mekanisme boosted yang memungkinkan pengereman maksimal dengan tekanan tuas yang lebih ringan.

Tak hanya di bagian depan, sektor belakang juga mendapatkan sentuhan pengurangan bobot melalui cakram baja mengambang (floating) berukuran 223 mm yang menggunakan carrier dan bushing berbahan aluminium untuk menggantikan komponen baja standar.