JAKARTA - Beberapa waktu terakhir, perbincangan mengenai campuran Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan etanol kembali ramai dibicarakan. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia bahkan mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan peta jalan untuk menuju penerapan bahan bakar campuran tersebut.
Bahlil juga menyebutkan bahwa rencana penerapan E10 pada produk BBM telah mendapat restu dari Presiden Prabowo Subianto.
Lalu, tiga hari terakhir lini masa media sosial khususnya X diramaikan dengan narasi yang menyebut yang entah benar atau tidak bahan bakar minyak (BBM) dengan etanol diduga menyebabkan tangki hingga busi berkarat pada kendaraan roda dua khususnya di Jawa Timur.
Menyikapi hal itu, Victor Assani, 2W Service Area Section Head PT Suzuki Indomobil Sales, mengatakan produk roda dua Suzuki bisa dilihat ke owner manual, terdapat berbagai informasi tentang sebuah kendaraan termasuk spesifikasi bahan bakar yang digunakan.
“Sejauh pengetahuan saya, sebagian besar produk kami khususnya sejak 2010 sudah dinyatakan kompatibel dengan etanol dengan kadar maksimal 10 persen bahkan ada beberapa yang 20 persen,” katanya saat dihubungi VOI, Kamis, 30 Oktober.
BACA JUGA:
Lebih lanjut ia mengungkapkan, dengan nantinya ada kebijakan dari pemerintah mengenai penggunaan etanol 10 persen, secara umum tidak menjadi masalah.
“Jadi, menghadapi kebijakan pemerintah mengenai hal ini secara umum tidak ada masalah,” tambahnya.
Jadi, dipastikan motor Suzuki yang keluaran tahun 2010 ke atas dipastikan aman menenggak bahan bakar dengan campuran etanol 10 persen, seperti yang ingin dicanangkan pemerintah.