JAKARTA - Mudik lebaran merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh sebagian masyarakat Indonesia karena berkesempatan untuk bertemu kerabat dan keluarga di kampung halaman.
Sebelum memulai perjalanan mudik diperlukan persiapan yang matang agar bisa menempuh perjalanan sampai ke tempat tujuan dengan selamat, khususnya bagi pemudik yang akan menggunakan sepeda motor.
Lalu, apa saja yang harus dipersiapkan sebelum memulai perjalanan mudik dengan sepeda motor dalam menempuh perjalanan yang jauh?
Persiapan Sebelum Mudik
Head of Safety Riding Promotion Wahana Honda, Agus Sani mengatakan langkah pertama sebelum memulai perjalanan mudik dengan menggunakan sepeda motor ialah tentukan rute perjalanan menuju ke tempat tujuan.
“Pertama, kita harus merencanakan perjalanan dengan baik serta tentukan rute-rute yang akan dilalui sebelum ke tempat tujuan. Jadi, rute tersebut harus kita pelajari agar perjalanannya tidak memakan banyak waktu yang lama,” kata Agus dalam penjelasannya dalam acara buka puasa bersama bersama Forum Wartawan Otomotif (FORWOT) 2025 di bilangan Cipete, Jakarta, Rabu, 26 Maret.
Selain rute perjalanan, Agus menekankan pentingnya menentukan titik tempat peristirahatan demi memulihkan energi sebelum kembali memulai perjalanan ke tempat tujuan.
“Kedua, tentukan titik poin istirahat supaya di jalan tidak kebingungan, apalagi zaman sekarang sudah ada aplikasi seperti GMaps jadi ini bisa membantu pemudik dalam perjalanannya,” tambah Agus.
Tidak hanya itu, ia juga mengimbau bagi pemudik untuk menentukan waktu perjalanan yang tepat yang sesuai dengan kemampuan pengendara.
“Lalu estimasi waktu perjalanan, misal kira-kira enaknya berangkat pagi atau malam. Tapi kalau penglihatan kurang tajam atau fisik kurang mumpuni, sebaiknya waktu malam dihindari,” jelas Agus.
BACA JUGA:
Tak lupa, ia juga menjelaskan pentingnya memperhitungkan pengeluaran ketika berada dalam perjalanan, seperti estimasi ongkos bensin hingga biaya makan ketika sedang beristirahat.
“Biaya pengeluaran juga perlu diperhatikan seperti estimasi ongkos bensin berapa, biaya makannya, dan selalu siap sedia uang cash,” terang Agus.
Dalam melakukan perjalanan mudik, penting untuk memilah barang yang akan dibawa ke kampung halaman. Agus mengingatkan untuk menghindari barang bawaan yang banyak ketika mudik dengan sepeda motor
“Membawa barang lebih bijak, jangan paksakan bawa barang yang banyak karena tidak aman. Apalagi, sepeda motor ini merupakan kendaraan paling tidak seimbang dan tergantung pada keseimbangan pengendara,” tutur Agus.
Periksa Kondisi Kendaraan
Ia juga menerangkan pentingnya untuk memeriksa kondisi kendaraan, seperti oli, komponen ban, kampas rem, hingga sistem kelistrikan demi menghindari peristiwa yang tidak diinginkan.
“Pemeriksaan kendaraan juga penting, seperti cek olinya apalagi perjalanan tempuh jarak ratusan kilometer, lalu periksa kondisi ban apalagi komponen ini bersentuhan langsung ke aspal, lalu cek kampas rem agar kendaraan saat melaju itu bisa dihentikan dengan baik. Kelistrikan juga penting karena ini sebagai sarana komunikasi dengan pengendara lain, misal seperti klakson sehingga komunikasi dengan pemotor lain tersambung,” pungkas Agus.