Bagikan:

JAKARTA - Datang sebagai pendatang baru di pasar motor listrik Indonesia, Maka Motors telah menghadirkan produk pertamanya bernama Cavalry beberapa waktu lalu.

Dengan model yang tangguh, elegan, dan penuh karakter, motor listrik perdana Maka Motors ini menjanjikan revolusi di pasar otomotif tanah air.

Baru memiliki satu produk di industri ini, tidak membuat perusahaan lokal tersebut berpuas diri. Maka Motors dikabarkan sedang mengembangkan motor listrik berikutnya untuk melengkapi line-up kendaraan elektrifikasinya.

CEO Maka Motors, Raditya Wibowo mengatakan pihaknya akan memanfaatkan kemampuan tim R&D dalam mengembangkan motor baru ini dan diharapkan pengembangannya lebih cepat dibandingkan Cavalry yang memakan waktu tiga tahun.

“Produk pertama perlu pengembangan sampai tiga tahun. Namun untuk produk kedua, diharapkan bisa lebih cepat karena tim R&D nya sudah ada,” kata Raditya saat ditemui media di wilayah Radio Dalam, Jakarta, Senin, 10 Februari.

Raditya juga mengharapkan produk terbarunya bisa memiliki harga yang lebih murah daripada Cavalry sehingga dapat menjangkau lebih banyak pelanggan.

“Harapan kita kedepannya, produk terbaru bisa menyasar ke harga yang lebih affordable dari sebelumnya,” tambah Raditya.

Sayangnya, Raditya masih bungkam perihal detail mengenai motor terbarunya ini dan berjanji akan menginfokan mengenai produk terbarunya dalam beberapa waktu mendatang.

“Untuk peluncuran dan konsepnya seperti apa, nanti kita kabarkan lagi,” terang Raditya.

Produk pertama dari Maka Motors, yaitu Cavalry masuk ke segmen bi-urban scooter, yang merupakan salah satu segmen terpopuler di Indonesia karena ukurannya yang besar dan berikan kenyamanan untuk perjalanan jauh.

Motor ini memiliki baterai 4 kWh dan dinamo yang terstandar IP67 sehingga tahan terhadap air dengan jarak tempuh mencapai 160 km. Maka Cavalry dipatok dengan harga Rp35,8 juta On The Road DKI Jakarta.