JAKARTA – Hyundai Motor resmi meluncurkan merek kendaraan listrik Ioniq di China dan memperkenalkan dua mobil konsep baru, yakni sedan Ioniq Venus dan SUV Earth. Langkah ini dilakukan saat Hyundai berupaya memperkuat kembali posisinya di pasar China.
Mengutip Yonhap, Jumat, 10 April, peluncuran merek itu digelar di Beijing pada Jumat menjelang pameran otomotif Auto China 2026 yang akan berlangsung akhir bulan ini.
Menurut Hyundai, dua mobil konsep tersebut menjadi penanda arah baru perusahaan di China sekaligus memberi gambaran desain masa depan lini Ioniq yang disiapkan khusus untuk pasar setempat.
BACA JUGA:
Hyundai juga menyiapkan sistem penamaan baru untuk model-model Ioniq berikutnya di China. Perusahaan akan memakai nama planet untuk model mendatang. Skema itu disebut mencerminkan konsep layanan yang berpusat pada pelanggan, dengan kendaraan yang dirancang mengikuti kebutuhan pengguna.
“Dimulai dari dua mobil konsep yang kami perkenalkan hari ini, kami akan terus menghadirkan produk yang mencerminkan pemahaman mendalam terhadap pelanggan China dan komitmen tulus kami terhadap pasar ini,” kata Presiden Beijing Hyundai Motor Li Fenggang. Beijing Hyundai Motor merupakan perusahaan patungan Hyundai dengan Beijing BAIC Motor dari China.
Peluncuran ini juga datang di tengah upaya Hyundai membalikkan keadaan di China. Penjualan Hyundai di negara itu sempat mencapai 1,14 juta unit pada 2016, tetapi terus menurun sejak 2017 setelah sengketa diplomatik antara Seoul dan Beijing terkait penempatan sistem pertahanan rudal Amerika Serikat di Korea Selatan.
Dampaknya terlihat pada operasi pabrik. Hyundai yang sebelumnya memiliki enam pabrik di China kini hanya mengoperasikan tiga pabrik, yakni dua di Beijing dan satu di Sichuan. Tiga pabrik lainnya ditutup atau dijual setelah penjualan melemah.