Bagikan:

JAKARTA - Mitsubishi bersiap menambah amunisi kendaraan listriknya lewat kerja sama dengan Foxconn. Produsen asal Jepang itu bermitra dengan perusahaan kontrak manufaktur asal Taiwan yang selama ini dikenal sebagai perakit iPhone.

Dilansir dari Carscoops, Kamis, 22 Januari, model hatchback listrik baru tersebut basisnya mengacu pada Foxtron Bria. Bria sendiri baru saja diperkenalkan Foxconn sebagai model produksi yang berangkat dari Model B Concept.

Mobil ini menarik perhatian karena desainnya digarap studio Italia ternama, Pininfarina, dan dinilai dapat membawa karakter yang lebih segar bagi lini produk Mitsubishi ke depan. Dari sisi dapur pacu, Bria dibekali baterai lithium-besi fosfat (LFP) berkapasitas 57,5 kWh.

Sejauh ini, terdapat tiga varian yang sudah dikonfirmasi. Pada varian Elegant dan Emerge, mobil ini mengandalkan satu motor listrik bertenaga 229 hp yang ditempatkan di bagian belakang dan memungkinkan akselerasi 0–100 km/jam dicapai dalam 6,8 detik.

Sementara bagi pengguna yang menginginkan performa lebih agresif, Bria menyediakan varian Pioneer dengan motor ganda dan sistem penggerak semua roda. Tenaga gabungannya tembus 400 hp, dengan catatan akselerasi 0–100 km/jam hanya 3,9 detik.

Meski belum ada kepastian apakah versi berlogo tiga berlian akan mengusung spesifikasi identik, besar kemungkinan Mitsubishi tidak akan banyak mengubah formulanya. Terlebih, beberapa waktu lalu prototipe Model B disebut terlihat sedang diuji di Melbourne, Australia, meskipun tanpa embel-embel merek Foxtron.

Kehadiran unit uji tersebut memperkuat indikasi bahwa Australia disiapkan menjadi salah satu pasar kunci untuk model ini. Ada dugaan Mitsubishi dan Foxconn juga tengah menyempurnakan karakter suspensi agar sesuai dengan kontur jalan setempat.

Soal nama resmi, Mitsubishi masih belum mengumumkannya, tapi petunjuk mulai muncul lewat pengajuan merek dagang. Mengutip Drive, Mitsubishi telah mengamankan hak penggunaan nama ASX GT-e dan ASX VR-e di Australia, yang diyakini berkaitan dengan model listrik anyar tersebut.

Dari segi dimensi, Bria memiliki panjang 4.315 mm, lebar 1.885 mm, dan tinggi 1.535 mm, di mana ukurannya sedikit lebih panjang dan lebih lebar dibanding Volkswagen Golf, serta sekelas dengan MG 4 listrik.

Sebagai EV produksi pertama Foxconn, Bria tampil berani dan tegas.

Desainnya juga jauh dari pakem Mitsubishi saat ini. Meski begitu, situasi ini tampaknya bukan kendala besar, karena Mitsubishi dikenal punya rekam jejak panjang dalam strategi model “rebadge”, alias menjual model dengan identitas merek yang disesuaikan pasar.