JAKARTA – Hyundai Elexio merupakan SUV listrik berukuran menengah yang dikembangkan oleh perusahaan patungan Beijing-Hyundai, awalnya dirancang khusus untuk konsumen China. Namun, rencana tersebut berubah. Elexio kini bersiap melangkah ke pasar luar negeri, ditandai dengan penampakan perdananya di Melbourne, Australia.
Peralihan status dari model khusus China menuju pasar global bermula dari sejumlah sinyal yang beredar. CEO Hyundai Australia, Don Romano, sempat mengisyaratkan peluang tersebut dalam sebuah acara peluncuran.
Dirinya menyebut Elexio sebagai kendaraan yang menjanjikan dan tengah dipertimbangkan untuk pasar Australia. Spekulasi itu kini terkonfirmasi. Hyundai Elexio dijadwalkan meluncur resmi di Australia pada tahun depan.
Indikasi terkuat datang dari kemunculan SUV listrik ini di atas truk pengangkut mobil di Melbourne, seperti dilansir Arena EV, Sabtu, 13 Desember 2025. Langkah ini menunjukkan bahwa batasan pasar domestik dapat berubah ketika sebuah produk dinilai memiliki potensi kuat.
BACA JUGA:
Dari sisi teknis, Elexio dibangun di atas platform E-GMP, arsitektur yang juga digunakan pada lini Hyundai Ioniq serta sejumlah mobil listrik terbaru Kia.
Platform ini membekali Elexio dengan baterai berkapasitas 88,1 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 722 kilometer berdasarkan standar CLTC dalam sekali pengisian penuh.
Kemampuan pengisian cepat menjadi nilai tambah, dengan waktu pengisian dari 30 persen ke 80 persen sekitar 27 menit. Hyundai juga menawarkan pilihan motor tunggal maupun motor ganda dengan penggerak semua roda, memberikan fleksibilitas antara efisiensi dan performa.
Secara dimensi, Elexio berada di segmen SUV menengah dengan panjang 4,61 meter, lebar 1,87 meter, dan tinggi 1,69 meter, serta jarak sumbu roda 2,75 meter. Ukurannya sedikit lebih pendek dari Tesla Model Y, tapi sekelas dengan BYD Yuan Plus yang dipasarkan di luar China sebagai Atto 3.
Dengan spesifikasi ini, Elexio akan berhadapan langsung dengan sejumlah SUV listrik populer di Australia, termasuk Geely EX5. Keunikan Elexio juga terlihat pada sektor interior dan teknologi.
Hasil kolaborasi dengan BAIC Motor, SUV ini mengusung integrasi teknologi khas China, termasuk sistem ADAS yang dipasok oleh Huawei. Di dalam kabin, perhatian utama tertuju pada layar lebar 4K berukuran 27 inci yang ditenagai chip Qualcomm Snapdragon 8295.
Soal harga, Hyundai belum mengumumkan banderol resmi untuk pasar luar negeri. Sebagai gambaran, Hyundai Ioniq 5 di Australia saat ini dipasarkan mulai 76.200 dolar Australia sebelum pajak, sejumlah spekulasi menyebut Elexio akan diposisikan sedikit lebih terjangkau.
Kendati melangkah ke pasar Australia, Hyundai Elexio bukanlah model global sepenuhnya seperti Ioniq. Kendaraan ini sejak awal dikembangkan untuk memenuhi selera desain dan preferensi teknologi konsumen China. Kehadirannya nanti menjadi uji penting bagi Hyundai dalam mengukur penerimaan SUV listrik berteknologi tinggi di pasar dengan karakter berbeda.