JAKARTA – BAIC Indonesia menghadirkan BAIC BJ30 Hybrid FWD (4x2) untuk pertama kalinya di hadapan publik pada ajang di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, Jumat, 21 November. BAIC BJ30 Hybrid FWD hadir sebagai opsi yang lebih kompetitif dan terjangkau, tanpa mengurangi standar teknologi maupun keselamatan.
Ini sekaligus melanjutkan momentum positif setelah debut dunia versi setir kanan BJ30 Hybrid AWD (4x4) di GIIAS 2025. Chief Operating Officer BAIC Indonesia Dhani Yahya, menyebutkan bahwa pihaknya mendedikasikan untuk terus menghadirkan kendaraan berkualitas tinggi dengan teknologi terkini dan harga kompetitif.
"Ini juga menjadi bentuk keyakinan kami terhadap penerimaan masyarakat Indonesia yang terus meningkat terhadap brand dan produk BAIC. Dengan debut BJ30 Hybrid FWD, kami memperluas pilihan bagi konsumen yang menginginkan SUV hybrid modern dan efisien, sekaligus semakin memperkuat posisi BAIC di segmen SUV hybrid medium di Indonesia,” ujar Dhani Yahya di ICE BSD, Tangerang, Jumat, 21 November.

BACA JUGA:
Varian FWD ini tetap dibekali mesin Smart Magic Core Hybrid dan transmisi Dedicated Hybrid Transmission yang menawarkan akselerasi responsif, torsi besar, serta daya jelajah hingga 1.000 km. Kabinnya dirancang luas dengan kapasitas bagasi hingga 1.500 liter, kaca depan double layer untuk peredaman suara, serta dilengkapi 12 fitur ADAS dengan cakupan pemantauan 360 derajat hingga jarak 200 meter.
Selama GJAW 2025, BAIC menawarkan harga spesial untuk konsumen Jabodetabek, yaitu BJ30 Hybrid FWD seharga Rp499 juta dan BJ30 Hybrid AWD Rp575 juta. Selain BJ30, BAIC juga menampilkan BJ40 Plus berkonsep “City Hunter” dengan tampilan lebih agresif, serta BAIC X55 II yang dikenal memiliki kenyamanan berkendara terbaik di kelasnya.
Melalui program purna jual, BAIC Indonesia memberikan gratis perawatan berkala, garansi kendaraan hingga lima tahun, serta layanan Emergency Roadside Assistance 24 jam selama lima tahun. Komitmen ini menjadi bagian dari strategi BAIC untuk memperkuat kepercayaan konsumen dan memperluas kehadirannya di industri otomotif Indonesia sejak resmi masuk pasar pada 2024.