JAKARTA — Generasi terbaru Toyota Hilux mulai terungkap lewat dokumen bocoran di Australia. Menariknya, dua varian mesin lama, yakni bensin 2,7 liter dan turbo-diesel 2,4 liter, diprediksi akan hilang dari daftar pilihan.
Langkah ini diyakini sebagai upaya Toyota untuk menyederhanakan lini mesin sekaligus meningkatkan efisiensi. Menurut laporan Drive, Kamis, 2 Oktober, Hilux generasi baru kemungkinan besar hanya akan mengandalkan mesin turbo-diesel 2,8 liter yang dipadukan teknologi hybrid ringan (mild hybrid).
Mesin ini diklaim mampu menghasilkan tenaga 201 hp (150 kW) dengan torsi hingga 500 Nm, serta dipasangkan dengan transmisi otomatis sebagai standar. Meski begitu, Toyota disebut masih mempertimbangkan varian non-hybrid dan transmisi manual untuk pasar tertentu.

BACA JUGA:
Hilux anyar ini dijadwalkan meluncur perdana di Thailand Motor Expo, November 2025. Selain pembaruan mesin, Toyota juga menyiapkan desain eksterior yang lebih modern, interior dengan layar infotainment berukuran besar, serta panel instrumen digital untuk menambah kesan futuristis.
Tak hanya itu, kabar yang beredar menyebut Toyota tengah menggarap varian performa tinggi untuk Hilux, mirip konsep Ford Ranger Raptor. Model ini kemungkinan akan memanfaatkan mesin hibrida i-Force Max 2,4 liter seperti pada Toyota Tacoma, dengan tenaga hingga 326 hp dan torsi 630 Nm.
Sebagai langkah jangka panjang, Toyota juga memastikan bahwa Hilux versi listrik penuh (EV) sedang dalam pengembangan. Kehadiran Hilux baru dengan pilihan mesin terbatas sekaligus teknologi ramah lingkungan ini menjadi sinyal kuat arah masa depan pikap legendaris tersebut.