Bagikan:

JAKARTA - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menghadirkan varian terbaru dari XL7 yang cukup populer. Varian yang dimaksud yaitu XL7 Hybrid Alpha Kuro yang mendapat pembaruan pada bagian eksterior.

Varian Alpha Kuro hadir untuk mempertegas karakter New XL7 Hybrid. Sentuhan hitam pekat yang khas memancarkan karakter elegan pada eksterior.

Detail perubahan tersebut mencakup bagian Head lamp dan Rear lamp dalam balutan warna hitam, lalu ada Garnish bumper front and rear, Roof rail, Door handle set, serta Garnish side sill splash dengan lapisan hitam, terakhir ada Black tailgate garnish, Rear upper spoiler, dan emblem Alpha yang serba hitam.

Tentunya tak sedikit yang bertanya mengapa hanya bagian eksterior yang mendapatkan sentuhan baru? Menjawab hal itu, Marketing Director 4W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Harold Donnel, angkat bicara.

Menurutnya Suzuki memang melihat XL7 yang sudah terjual selama ini banyak yg apresiasi dari sektor eksterior, dan banyak permintaan dari konsumen.

"Jadi faktor eksterior itu menjadi faktor utama dari konsumen kita. Kita juga melihat respon selama ini bagus, jadi kita lengkapi dengan estetika kuro," katanya, disela peluncuran secara daring beberapa waktu lalu.

Pria yang akrab disapa Harlod ini mengungkapkan dengan adanya estetika Kuro, diharapkan bisa memuaskan konsumen yang memang menjadi permintaan.

New XL7 Hybrid Alpha Kuro dibuat sejak awal di pabrik Suzuki Cikarang dengan standar Global Suzuki. Selain itu, produk yang telah terdaftar program Low Carbon Emission Vehicle (LCEV) ini juga memiliki tingkat kandungan dalam negeri yang tinggi. Strategi penambahan varian tersebut diinisiasi untuk dapat memperkuat serta menyokong eksistensi industri otomotif nasional.

Ketersediaan New XL7 Hybrid Alpha Kuro telah tersebar di berbagai jaringan dealer penjualan Suzuki. Calon konsumen dapat memilih ragam warna eksterior sesuai keinginan. Misalnya cool black yang dibanderol Rp312, 2 juta, ada Savannah Ivory black two tone Rp314,2 juta dan Snow White Pearl Black two tone Rp314,2 juta OTR Jakarta.