Bagikan:

JAKARTA - Chery menggelar demonstrasi uji keselamatan ekstrem di Afrika Selatan, di mana dua unit Tiggo 9 CSH dipacu hingga 50 km/jam dan saling beradu banteng dengan offset 50 persen dari perspektif kemudi kanan.

Hasilnya, kabin penumpang tetap utuh tanpa deformasi, sabuk pengaman dan airbag bekerja sempurna, serta akses dan kondisi pasca-tabrakan mendukung evakuasi dan keselamatan penumpang.

Dalam keterangan resmi yang diterima, Rabu, 3 September, uji tabrak ganda bertajuk ‘berlian vs berlian’ ini merupakan bagian dari Chery Global Six-Dimensional Safety Challenge 2025, dan menjadi yang pertama dilakukan di Afrika Selatan dikenal sebagai Tanah Berlian.

Sebuah demonstrasi yang sengaja dipilih untuk menegaskan filosofi Chery bahwa keunggulan sejati lahir dari keberanian menantang diri hingga batas tertinggi, sekaligus mempertegas dedikasinya terhadap standar keselamatan tanpa kompromi pada Chery Tiggo 9 CSH yang merupakan SUV flagship terbarunya.

Menanggapi tingginya perhatian publik Afrika Selatan terhadap aspek keselamatan berkendara, Chery memilih untuk melakukan uji tabrak dua kendaraan dalam kondisi yang sangat menantang. Demonstrasi ini dirancang untuk memvalidasi kemampuan Chery Tiggo 9 CSH dalam menghadapi skenario kecelakaan paling kritis dan sering terjadi di kawasan tersebut, yakni tabrakan frontal offset 50% dengan kendaraan dari arah berlawanan di sisi kemudi kanan.

Melalui pengujian ekstrem yang berhasil dilalui oleh Tiggo 9 CSH, Chery memperkenalkan model verifikasi keselamatan yang terukur, dapat direplikasi, dan mencakup seluruh skenario kritis.

Pengujian di lokasi menunjukkan hasil yang luar biasa. Saat kedua Chery TIGGO 9 CSH saling beradu, struktur kabin penumpang tetap utuh sepenuhnya, tanpa deformasi atau kerusakan pada pilar A, B, maupun C. Airbag depan serta airbag lutut pengemudi pun mengembang secara instan dan sempurna.

Sistem pre-tensioner pada sabuk pengaman bekerja dengan presisi untuk menahan penumpang secara optimal, sementara sistem bahan bakar tetap tersegel tanpa kebocoran sedikit pun. Lebih mengesankan lagi, keempat pintu dari SUV flagship ini pun dapat dibuka secara normal, memungkinkan akses evakuasi tanpa hambatan. Lampu darurat (hazard) juga aktif secara otomatis guna mencegah kecelakaan sekunder dengan memberi peringatan kepada pengguna jalan lain.

Hasil tersebut tidak hanya menunjukkan kekokohan luar biasa dari rangka bodi, tetapi juga merefleksikan keandalan menyeluruh dari sistem keselamatan Chery, mulai dari kinerja fitur penahan hingga aksesibilitas pasca kecelakaan.

Sebagai bagian dari Chery Global Six-Dimensional Safety Challenge 2025, uji tabrak di Afrika Selatan ini mencerminkan komitmen tanpa henti perusahaan terhadap segala skenario keselamatan berkendara di berbagai belahan dunia.

Mulai dari uji perendaman baterai di air laut selama 53 jam di Indonesia hingga uji gesekan baterai di dataran tinggi Meksiko, Chery akan terus menguji kendaraannya dalam kondisi paling ekstrem di berbagai belahan dunia untuk menjawab kekhawatiran nyata para pengguna.

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+