JAKARTA - Nissan memperkenalkan all-new Micra EV sebagai kendaraan listrik terbarunya yang akan bersaing di B-Segment pasar Eropa. Kehadiran mobil ini juga menjawab permintaan mengenai EV kompak dengan harga lebih bersahabat.
Mobil tersebut dirancang dengan menggabungkan elemen mobilitas yang canggih dengan gaya khas Micra yang telah menunjukkan eksistensinya selama lebih dari 40 tahun di industri otomotif global.
Vice President Nissan Design Europe, Giovanny Aroba mengatakan Micra EV memiliki desain yang mencolok namun tetap menunjukkan kesan berani sebagai kendaraan perkotaan.
"Eksteriornya memiliki tampilan yang berani dan ceria pada pandangan pertama, tetapi memiliki pendirian yang membuatnya tampak kokoh di jalan. Kami juga mampu memadukan detail yang menyenangkan ke dalam desain, yang akan disukai oleh pemiliknya," kata Aroba dikutip dari laman resmi Nissan, Kamis, 22 Mei.

Hatchback listrik ini hadir dengan perlengkapan pelek 18 inci dengan menyediakan tiga opsi desain berbeda, yakni penutup roda "active", serta pilihan "iconic" dan "sport" untuk pola rodanya.
Hal menarik pada mobil ini adalah desain lampu depannya yang membulat dan modern. Dengan membuka kunci kendaraan, lampu akan melakukan sebuah kedipan "selamat datang" yang koreografinya singkat seperti berkedip dari kiri ke kanan lalu dari kanan ke kiri.
Koreografi yang sama juga akan dilakukan ketika pengguna meninggalkan kendaraannya sebagai salam tanda "perpisahan".

Bagian belakangnya memiliki pola pencahayaan yang lebih sederhana, namun tetap mencolok dengan elemen melingkar dapat memikat mata.
Nissan Micra EV ini memiliki 14 pilihan warna berbeda, dengan beberapa di antaranya merupakan opsi two-tone dengan memadukan atap hitam atau abu-abu.
BACA JUGA:

Bagian interior dari Micra EV dirancang lebih sederhana namun tetap memfokuskan pada ruang yang lega. Mobil ini juga memiliki garis luar yang dibentuk dari landmark paling terkenal di Jepang, Gunung Fuji, yang tergabung dalam ruang penyimpanan di antara kursi depan.
Dasbornya telah dilengkapi dengan layar sentuh 10,1 inci di bagian tengahnya dengan setir kemudi berpola tiga jari. Pelapis jok juga hadir lebih bervariasi tergantung pada pilihan trim sesuai keinginan penggunanya.
Micra EV memiliki gaya konfigurasi lima pintu dengan kapasitas bagian dalamnya yang mencapai 326 liter.
Sistem keselamatan dan keamanan juga diaplikasikan ke Micra EV dengan hadirnya Nissan ProPilot sebagai standar demi memberikan rasa aman kepada penggunanya ketika di jalan raya.
Nissan menyediakan dua opsi baterai, yakni 40 kWh dan 52 kWh yang masing-masing memiliki performa dan keunggulannya tersendiri.
Untuk opsi 40 kWh, Micra EV dapat berjalan sejauh 308 km dalam sekali pengecasan penuh dengan berbekal motor listrik berkekuatan 90 kW dan torsi 225 Nm.
Sementara itu, pilihan baterai 52 kWh memiliki jangkauan listrik lebih jauh hingga 408 km dengan penggerak listrik bertenaga 110 kW dan torsi maksimal mencapai 245 Nm.
Selain memiliki performa impresif, Micra EV juga kompatibel dengan perangkat pengisian daya DC 100 kW sehingga energi listrik dapat terisi dari 15 ke 80 persen dalam waktu 30 menit saja.
Hatchback satu ini juga memiliki fitur Vehicle-to-Load (V2L) sebagai standar yang memberikan pemilik opsi dalam menggunakan kapasitas listrik pada baterai untuk perangkat elektronik eksternal.
Pabrikan dari Jepang ini belum mengumumkan harga Micra EV, namun dipastikan akan dijual di pasar Eropa pada akhir tahun ini.