JAKARTA - Mazda Motor turut berpartisipasi dalam gelaran Auto Shanghai 2025 dengan memperkenalkan kendaraan listrik terbarunya, yakni all-new Mazda EZ-60.
Ini merupakan model kendaraan listrik kedua yang diperkenalkan oleh Mazda bersama dengan Changan yang membentuk sebuah perusahaan patungan, Changan Mazda.
President and CEO Mazda Motor Corporation, Masahiro Moro mengatakan Mazda EZ-60 menawarkan mobilitas canggih sehingga dapat memenuhi kebutuhan pelanggan di China sekaligus menjadi salah satu model yang mengawali langkah merek menuju elektrifikasi.

“Mazda EZ-60 adalah SUV listrik yang memadukan daya tarik bawaan mobil dengan fitur-fitur canggih yang menarik bagi pelanggan Tiongkok yang menyukai hal-hal baru dan canggih,” kata Moro dikutip dari laman resmi brand, Kamis, 24 April.
Mazda EZ-60 mendefinisikan filosofi berkendara khas pabrikan, yakni Jinba-Ittai yang membuat berkendara sehari-hari menyenangkan, dan fitur-fitur cerdas yang membuat kehidupan di dalam dan luar kendaraan menjadi lancar.
Mengusung bahasa desain “Future + Soul x Modern”, mobil satu ini memiliki gaya yang elegan sekaligus modern sehingga membangkitkan citra gaya hidup baru.
SUV tersebut dilengkapi dengan lorong udara di ujung kap dan titik lainnya sehingga menciptakan kesan futuristik dan berkontribusi pada aerodinamis yang lebih baik serta memiliki peningkatan efisiensi konsumsi daya pada kecepatan tinggi.
Mazda EZ-60 memiliki distribusi berat 50:50 pada bagian depan dan belakang, dilengkapi suspensi strut di depan dan multi-link di belakangnya. Pengendaliannya didukung oleh peredam yang dapat dikontrol secara elektronik sehingga dapat merespons berbagai situasi berkendara.

Berpindah ke interior, mobil ini dilengkapi dengan tampilan 26,45 inci 5K dan tampilan head-up 3D virtual. Informasi dan visual yang ditampilkan dengan jelas di depan pengemudi mendukung keselamatan dan keamanan sekaligus memberikan pengalaman berkendara yang futuristik.
Mobil satu ini dilengkapi fitur canggih lainnya meliputi sistem kabin pintar yang dapat beroperasi dengan suara, sentuhan, gerakan, dan parkir cerdas.
Sama seperti EZ-6 yang dipasarkan di China, Mazda EZ-60 hadir dalam varian Battery Electric Vehicle (BEV) yang dapat memberikan jangkauan sekitar 600 km dan Plug-In Hybrid (PHEV) dengan jarak tempuh komprehensif hingga 1.000 km.
Pabrikan dari Jepang ini juga memastikan EZ-60 akan mulai dijual di China pada tahun ini sekaligus melengkapi lini kendaraan ramah lingkungannya.