JAKARTA - Produsen otomotif dari Jepang, Nissan berencana untuk menghadirkan lebih banyak kendaraan listrik di masa depan. Salah satu model yang akan diperkenalkan adalah generasi terbaru dari Juke yang bertransformasi menjadi EV sepenuhnya.
Diharapkan model satu ini akan berkontribusi positif terhadap bisnis global Nissan yang sedang lesu dan akan dipatok dengan harga terjangkau.
Melansir dari Auto Express, Rabu, 23 April, pabrikan tersebut akan memanfaatkan kemitraan dengan aliansinya, yakni Renault bersama dengan merek Dacia untuk menghadirkan Juke EV yang berharap dirilis pada akhir 2026.
Crossover tersebut akan memanfaatkan rangkaian komponen dari Renault Twingo dan baterai lithium-iron phosphate (LFP) serba baru. Tentu berbagi basis ini dapat membantu menekan biaya produksinya dan diharapkan dapat dijual dengan harga di bawah 20.000 poundsterling (Rp448,6 juta).
Meskipun akan memakai rangkaian komponen dari Renault Twingo, tetapi desain Nissan Juke EV bakal memiliki kesamaan dengan Dacia Spring.
Dikatakan Dacia Spring memiliki bentuk lebih mengotak dengan ujung depan horizontal yang khas dengan ketinggian ground clearance lebih tinggi yang membuatnya hampir menyerupai SUV seutuhnya.
BACA JUGA:
Karena mobil ini akan masuk ke segmen yang lebih terjangkau, Nissan Juke EV akan memakai setidaknya 80 persen komponennya dari merek Renault.
Dari segi dimensinya, Nissan Juke EV diperkirakan bakal memiliki dimensi dengan panjang 3.750 mm atau lebih pendek daripada Mini Cooper. Kemudian, wheelbase dari mobil ini juga lebih kecil hingga 2.500 mm.
Miliki ukuran kecil tidak mengurangi ukuran baterainya. Diperkirakan Juke EV akan memakai baterai dari Dacia Spring dengan besar 26,8 kWh. Dengan demikian, ini membuatnya sanggup memiliki jangkauan hingga 142 mil atau 228 km menurut WLTP. Tentu ini cukup bagi pelanggan yang menggunakan kendaraan di kesehariannya.
Namun, Nissan tetap akan mengupayakan berbagai cara untuk menghadirkan crossover tersebut dengan jangkauan lebih jauh. Salah satu langkah yang akan dilakukannya adalah melakukan perubahan pada aerodinamika, sehingga diharapkan memberi jarak tempuh hampir 200 mil atau setara 321 km dalam sekali pengecasan.
Berbicara performanya, Nissan Juke EV akan mengambil teknologi dari Dacia Spring dengan tenaga mencapai 64 hp dengan penggerak roda depan.